Logo Header Antaranews Jogja

DLH Bantul kirim tim untuk cek sampel air telusuri pencemaran sungai

Senin, 20 April 2026 19:15 WIB
Image Print
Dam Sungai Mbelik di wilayah Pandes 1 Kelurahan Wonokromo, Pleret, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengirimkan tim untuk mengecek lokasi sekaligus mengambil sampel air guna menelusuri dugaan pencemaran Sungai Mbelik di Kelurahan Wonokromo, Pleret.

Kepala DLH Bantul Bambang Purwadi Nugroho saat dikonfirmasi di Bantul, Senin, memberikan apresiasi atas kolaborasi bersama antara masyarakat dengan dukuh (kepala dusun), sehingga permasalahan pencemaran sungai cepat terdeteksi.

"Selanjutnya kita sudah kirim tim ke lapangan untuk mengambil sampel air dan ikan yang tercemar untuk diujikan di laboratorium guna dilakukan penelusuran lebih lanjut sumber pencemarannya," katanya.

Dalam melakukan penelusuran, kata dia, DLH Bantul melibatkan pemangku wilayah, Bhabinkamtibmas, dukuh, dan RT setempat agar sekaligus bisa mengantisipasi lebih lanjut termasuk edukasi ke masyarakat agar cemaran tidak meluas.

"Tentunya kita melakukan antisipasi pencegahan agar pencemaran lingkungan sungai tidak berkembang," katanya.

DLH Bantul sendiri terus mengimbau kepada masyarakat terutama yang tinggal di sekitar sungai agar tidak membuang sampah maupun limbah di sungai yang dapat merusak lingkungan.

"Kami mengimbau kepada semua elemen masyarakat untuk mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Sampah," katanya.

Pemerintah Kabupaten Bantul juga terus berupaya menangani persoalan sampah, yang tentunya dengan mengoptimalkan pengeluaran sampah melalui tempat pengolahan sampah (TPS).

"Hindari betul perilaku yang kurang bertanggung jawab dengan membuang sampah atau limbah ke sungai yang dapat mencemari dan merusak lingkungan kita," katanya.



Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026