
Perwakilan Regional FAO dorong kemitraan dukung petani kecil

Jakarta (ANTARA) - Perwakilan Regional FAO untuk Asia dan Pasifik, Alue Dohong, mendorong negara anggota FAO memperkuat kemitraan dengan lembaga keuangan, masyarakat sipil, dan sektor swasta, guna mengarahkan investasi kepada petani kecil dan petani yang paling membutuhkan dukungan.
Menurut siaran pers FAO Indonesia di Jakarta, Senin, pertemuan pejabat senior sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka pada Senin di Brunei Darussalam.
Saat membuka pertemuan, Alue Dohong yang menjabat sebagai Asisten Direktur Jenderal dan Perwakilan Regional FAO untuk Asia dan Pasifik, mengatakan bahwa kerja sama regional diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan kerawanan pangan dan dampak ketegangan geopolitik.
“Konferensi ini merupakan kesempatan untuk menyelaraskan dan mengoordinasikan respons kebijakan dan investasi jangka panjang yang akan menentukan apakah kita dapat mengakhiri kelaparan dan meningkatkan taraf hidup di Asia dan Pasifik,” katanya.
Dohong mengatakan bahwa kawasan berada pada titik krusial, dengan berbagai krisis saling terkait, dari geopolitik hingga iklim, yang menuntut langkah cepat untuk mentransformasi sistem agripangan agar lebih efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Dia juga mendorong seluruh negara anggota untuk memanfaatkan konferensi tersebut untuk memperkuat Kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST).
Selain itu, Dohong juga mendorong negara anggota untuk memperdalam kemitraan strategis dengan lembaga keuangan internasional, masyarakat sipil, dan sektor swasta, dengan fokus pada pengarahan investasi kepada petani kecil dan petani keluarga yang paling membutuhkan dukungan.
Pertemuan Pejabat Senior itu akan membahas agenda substantif yang mencakup peningkatan akses terhadap makanan bergizi dan terjangkau serta mempercepat produksi pertanian rendah karbon dan berkelanjutan.
Mereka juga akan membahas peningkatan efisiensi dan inklusi di seluruh sistem agripangan; memfasilitasi perdagangan dan integrasi pasar khususnya untuk negara-negara yang tak lagi berstatus negara kurang berkembang, dan memobilisasi pendanaan serta investasi domestik dan internasional.
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (38th Session of the FAO Regional Conference for Asia and the Pacific/APRC38) diadakan di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada 20 -24 April 2026.
Selama tiga hari ke depan, pejabat pemerintah senior dari seluruh kawasan akan membahas berbagai tantangan dan isu yang muncul serta menetapkan serangkaian dasar teknis dan kebijakan menjelang Sesi Menteri pada akhir pekan ini.
Menurut FAO, Asia dan Pasifik menyumbang 42 persen atau sekitar 285 juta orang dari populasi dunia yang kekurangan gizi, meski beberapa negara telah mencatat penurunan angka kelaparan.
Kawasan ini juga menghadapi tiga beban malnutrisi: kekurangan gizi, kekurangan mikronutrien, dan peningkatan angka obesitas.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perwakilan Regional FAO dorong kemitraan dukung petani kecil
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
