Logo Header Antaranews Jogja

KPPPA turunkan tim dampingi penanganan kekerasan anak di daycare DIY

Minggu, 26 April 2026 12:51 WIB
Image Print
Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta, tempat penitipan anak yang digerebek polisi pada Jumat (24/4). ANTARA/HO-Foto capture daycare

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menurunkan tim untuk memberikan pendampingan terkait penanganan kasus 53 anak korban kekerasan di Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta.

"Rencananya besok di assesment awal, KemenPPPA akan menurunkan tim untuk mendampingi. Kasus ini sudah menjadi atensi dari Ibu Menteri (PPPA)," kata Plt Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak KemenPPPA Indra Gunawan saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan KemenPPPA saat ini telah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) provinsi dan kota setempat.


Baca juga: DIY beri pendampingan psikososial bagi anak korban kekerasan Daycare

Baca juga: Pemda DIY: Tidak ada toleransi pelaku kekerasan anak di Daycare

"Sudah koordinasi dengan Dinas PPPA provinsi dan kota. Tadi malam (kami) juga ada zoom (meeting) dengan pihak-pihak terkait. Karena korbannya cukup banyak, UPTD (PPPA) Yogyakarta juga akan bekerja sama dengan SDM psikolog dan Dinas Kesehatan Yogyakarta untuk pendampingan psikologis dan hukum apabila ada orang tua yang mau melapor ke aparat penegak hukum," kata Indra Gunawan.

Sebelumnya, Daycare Little Aresha di Yogyakarta dilaporkan ke polisi terkait dugaan kekerasan dan diskriminasi terhadap anak-anak yang dititipkan di tempat itu.

Polisi kemudian menggerebek daycare tersebut pada Jumat (24/4).

Hingga saat ini sedikitnya ada 53 anak yang terindikasi mengalami kekerasan dari 103 anak yang dititipkan.

Kekerasan terhadap anak itu diduga terjadi sejak daycare tersebut beroperasi selama satu tahun.

Polresta Yogyakarta saat ini masih memeriksa sejumlah saksi untuk melengkapi alat bukti.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KPPPA turunkan tim dampingi penanganan kekerasan anak di daycare DIY



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026