Logo Header Antaranews Jogja

Iran akan atur pelayaran Selat Hormuz usai perang

Rabu, 29 April 2026 12:05 WIB
Image Print
Ilustrasi - Unit-unit angkatan laut Iran dan Rusia melakukan simulasi penyelamatan kapal yang dibajak selama latihan gabungan di Pelabuhan Bandar Abbas, dekat Selat Hormuz, Hormozgan, Iran, Kamis (19/2/2026). (ANTARA/HO-Iranian Navy/Joint Military Exercise/pri)

Teheran (ANTARA) - Wakil Menteri Pertahanan Iran Reza Talaei-Nik mengatakan pelayaran melalui Selat Hormuz harus mematuhi aturan Iran setelah konflik dengan Amerika Serikat berakhir.

"Pelayaran melalui Selat Hormuz setelah berakhirnya perang akan dilakukan sesuai aturan Iran," kata Talaei-Nik pada Selasa (28/4), seperti dikutip kantor berita Tasnim.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan menteri pertahanan Organisasi Kerja Sama Shanghai di Bishkek, Kirgistan.

Talaei-Nik mengatakan aturan transit akan berlaku bagi kapal komersial yang diwajibkan mengikuti protokol yang tidak membahayakan keamanan Iran.

Iran juga berencana menyusun skema navigasi Selat Hormuz bersama Oman, yang mengontrol sisi selatan selat tersebut, serta menarik pungutan dari kapal-kapal yang berlayar.

Baca juga: Trump dilaporkan akan perpanjang blokade terhadap Iran

Baca juga: Sekjen PBB desak AS, Iran segera buka Selat Hormuz

Anggota parlemen Iran telah mengajukan inisiatif legislatif terkait hal itu, sementara bank sentral dilaporkan membuka empat rekening dalam rial, yuan, dolar, dan euro untuk mengumpulkan biaya transit.

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari yang menewaskan lebih dari 3.000 orang.

AS dan Iran kemudian mengumumkan gencatan senjata dua pekan pada awal April, yang dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad, tetapi berakhir tanpa terobosan.

Di tengah kebuntuan, AS memberlakukan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran akan atur pelayaran Selat Hormuz usai perang



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026