Logo Header Antaranews Jogja

UPT PPA Yogyakarta terima 182 aduan dugaan kekerasan anak di daycare

Rabu, 6 Mei 2026 17:36 WIB
Image Print
Pertemuan antara orang tua korban kasus kekerasan Daycare Little Alesha dengan Pemerintah Kota Yogyakarta. Rabu (6/5/2026) (ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta setidaknya menerima 182 aduan dari orang tua terkait dugaan kekerasan yang menimpa anak mereka di Daycare Little Alesha, Sorosutan, Umbulharjo, tempat penitipan anak yang digerebek aparat kepolisian akhir April 2026.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Yogyakarta Udiati Ardiani di Yogyakarta, Rabu, mengatakan, dari sebanyak 182 aduan tersebut, sekitar 50 aduan di antaranya sedang berproses untuk ditempuh melalui jalur hukum.

"Untuk pengaduan masuk itu 182 aduan, tetapi dari semua pengaduan ini kan tidak semuanya berproses hukum. Sampai hari ini sekitar 50 orang yang sudah dari awal asesmen itu mau pendampingan hukum," katanya seusai audiensi dengan para orang tua korban daycare.

Oleh karena itu, menurut dia, dari 50 orang yang perlu pendampingan tersebut saat ini mulai dibukakan 'pintu' untuk mendapat advokasi dan perlindungan dari berbagai stakeholder terkait proses pendampingan hukum dan sebagainya.

"Kita juga hadirkan LPSK, kemudian dari Polresta, harapannya para orang tua ini tahu bagaimana untuk proses pendampingan lanjutan, dan mereka bisa melakukan pengaduan nantinya yang didampingi dari tim pendamping hukum," katanya.

Dengan demikian, kata dia, langkah yang ditempuh saat ini baru tahap awal, sehingga bagi korban daycare yang belum melakukan pengaduan atau yang belum mendapat pendampingan hukum sejak kasus itu, UPT PPA membuka ruang.

"Dan dari yang melakukan pengaduan 182 itu, yang sudah kita asesmen orang tuanya itu 130 orang, kemudian kurang lebih sekitar 50 aduan begitu yang memang akan berproses hukum, dan hari ini dibuatkan untuk proses surat kuasa khususnya," katanya.

Udiati mengatakan, aduan yang mereka sampaikan adalah tentang dugaan kekerasan yang dialami anaknya, baik yang sudah lulus ataupun yang masih diasuh di Daycare Little Alesha pada saat penggerebekan oleh polisi beberapa waktu lalu.

"Dan ini masih berproses, kami masih membuka helpdesk, sampai hari ini masih ada layanan, tetapi mungkin tidak sebanyak seperti yang minggu-minggu awal kemarin," katanya.

Meski demikian, apakah nantinya semua aduan akan berproses secara hukum, UPT PPA Yogyakarta masih mendalami, dan melakukan asesmen, karena belum semua orang tua ingin mengakses pendampingan hukum.

"Yang mereka butuhkan saat ini pendampingan psikologisnya. Dan dari kami juga akan mendampingi sampai nanti proses pendampingan lanjutan orang tuanya. Kami juga menggandeng jejaring untuk pendampingan psikologis lanjutannya," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: UPT PPA Yogyakarta terima 182 aduan dugaan kekerasan anak di daycare



Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026