Logo Header Antaranews Jogja

Dukung gaya hidup listrik, PLN pastikan jantung kelistrikan GIS Gejayan

Rabu, 13 Mei 2026 16:28 WIB
Image Print
Pelaksanaan pekerjaan overhaul peralatan kompartemen di GIS Gejayan. ANTARA/HO-PLN

Yogyakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) UPT Salatiga melalui PLN ULTG Yogyakarta berkomitmen menjaga keandalan sistem penyaluran tenaga listrik guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan tren gaya hidup listrik masyarakat yang diwujudkan melalui pelaksanaan overhaul peralatan kompartemen di GIS Gejayan.

Pekerjaan pemeliharaan pada objek vital Gardu Induk 150 kV berteknologi Gas Insulated Substation (GIS) Gejayan ini, dijadwalkan berlangsung selama tiga hari mulai 12 hingga 14 Mei 2026 dengan rangkaian jadwal yang disusun secara terencana guna memastikan pasokan energi kepada pelanggan di wilayah Kota Yogyakarta tetap optimal.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah (UIT JBT) Handy Wihartady menegaskan pemeliharaan terencana ini adalah wujud nyata dukungan PLN terhadap kebutuhan energi bagi masyarakat.

"GIS Gejayan memiliki peran yang sangat krusial bagi sistem kelistrikan di Yogyakarta. Melalui overhaul ini, kami memastikan performa seluruh peralatan senantiasa beroperasi pada kondisi yang paling prima," ujar Handy.

Memiliki kapasitas transformator terpasang sebesar 2 x 60 MVA, lanjut Handy, GIS Gejayan saat ini mencatatkan tingkat pembebanan di atas 90 persen pada masing-masing transformatornya yang mengindikasikan tingginya kebutuhan serta serapan energi di wilayah tersebut.

Baca juga: PLN dorong produktivitas petani Klaten melalui electrifying agriculture

Dengan beban yang sedemikian tinggi, GIS Gejayan memegang peran strategis sebagai jantung dan tulang punggung utama penyaluran energi yang menopang aktivitas masyarakat, sektor bisnis, pendidikan, pariwisata, hingga pendorong laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Handy juga menekankan pentingnya infrastruktur yang optimal dalam merespons kebutuhan di zaman sekarang.

"Langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh kami terhadap gaya hidup listrik (electrifying lifestyle) masyarakat yang terus berkembang pesat. Dalam era modern ini, ketersediaan pasokan energi yang kontinyu, berkualitas, dan memiliki keandalan tinggi sangat dibutuhkan setiap waktu," tambahnya.

Dalam pelaksanaan teknis di lapangan, PLN bersinergi dengan tenaga ahli GIS dari Siemens Belanda guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan overhaul berjalan secara presisi, komprehensif, dan memenuhi standar operasional internasional.

Sinergi ini tidak sekadar bertujuan mempertahankan performa optimal peralatan kelistrikan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk pelaksanaan transfer knowledge dari tenaga ahli Eropa tersebut kepada personel PLN, khususnya di lingkungan PLN ULTG Yogyakarta.

Manager PLN UPT Salatiga Ardylla Rommyonegge menambahkan kegiatan ini sejalan dengan upaya berkelanjutan perusahaan dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.

Baca juga: Hari Buruh, Insan PLN rampungkan pemeliharaan Trafo 2 GI Gondangrejo

Sinergi dengan pakar internasional menjadi kesempatan berharga bagi personel kami untuk menyerap ilmu dan pengalaman teknis terbaru. Melalui peningkatan kompetensi ini, insan PLN akan semakin sigap, adaptif, dan inovatif dalam mengawal perkembangan teknologi sistem transmisi kelistrikan modern," ungkap Ardylla.

Berlokasi di kawasan perkotaan yang padat, GIS Gejayan hadir dengan konsep instalasi modern yang dirancang khusus untuk efisiensi lahan tanpa mengurangi performa operasional penyaluran energi yang andal guna menyesuaikan kondisi tata ruang kota.

Penyaluran daya dari Gardu Induk Kentungan menuju GIS Gejayan menggunakan sistem kabel bawah tanah (underground cable) yang tidak hanya mendukung estetika tata kota Yogyakarta sebagai destinasi wisata, tetapi juga secara signifikan meningkatkan keandalan jaringan transmisi dari berbagai tantangan lingkungan sekitar.

Melalui pemeliharaan ini, PLN meyakini keandalan sistem transmisi di Yogyakarta akan semakin tangguh, sehingga infrastruktur kelistrikan yang prima tersebut dapat menopang penuh adaptasi gaya hidup listrik masyarakat sekaligus mendorong perputaran roda ekonomi daerah agar berjalan semakin maksimal.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026