
Bupati Sleman ajak masyarakat perkuat jati diri melalui budaya

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak masyarakat di wilayah itu untuk memperkuat jati diri melalui berbagai kegiatan budaya yang ada di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Sleman saat menghadiri peringatan "Bedhol Projo" (perpindahan pusat pemerintahan) Kapanewon (Kecamatan) Pakem di halaman Kantor Kapanewon Pakem, Rabu.
Prosesi "Bedhol Projo" merupakan visualisasi sejarah perpindahan pusat pemerintahan atau perpindahan kepemimpinan yang dikemas dalam bentuk kirab budaya.
Harda Kiswaya mengatakan upacara "Bedhol Projo" bukan sekadar agenda tahunan, melainkan memiliki makna mendalam untuk meneladani perjuangan para leluhur.
Ia juga menekankan pentingnya mengingat sejarah guna menciptakan kehidupan yang lebih baik di masa depan.
"Tradisi dan budaya adalah identitas dan jati diri kita. Tanpa tradisi, manusia ibarat pohon tanpa akar yang mudah tumbang dan kehilangan panduan hidup," katanya.
Menurut dia, kegiatan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mewujudkan wilayah yang berlandaskan budaya sebagai bagian integral dari keistimewaan Yogyakarta.
"Di tengah arus globalisasi, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membentengi diri agar kekayaan lokal tidak hilang tergerus zaman," katanya.
Ia berharap momentum "Bedhol Projo" yang dimeriahkan Kirab Bregodo serta melibatkan ratusan peserta dari seluruh kalurahan (setingkat desa) di Kapanewon Pakem ini dapat mempererat tali persaudaraan dan kerukunan warga.
Ia mendorong adanya semangat "golong gilig" (bersatu padu) antara warga dan pamong pemerintah dalam membangun Kapanewon Pakem.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
