Logo Header Antaranews Jogja

Wabup: Panggungharjo Cup asah bakat sepak bola bagi generasi muda

Jumat, 15 Mei 2026 19:24 WIB
Image Print
Turnamen sepak bola anak Panggungharjo Cup di Lapangan Prancak, Kalurahan Panggungharjo, Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jumat (15/5/2026). ANTARA/Hery Sidik

Bantul (ANTARA) - Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyatakan bahwa turnamen bertajuk Fun Game SSB Panggungharjo Cup yang digelar di Lapangan Prancak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 15-16 Mei 2026 sebagai upaya mengasah bakat sepak bola generasi muda.

"Saya berharap kompetisi ini bisa menjadi ajang mengasah bakat sepak bola generasi muda di Bantul, apalagi selama ini kita dikenal dengan gudangnya para pemain sepak bola," kata Aris dalam sambutan pembukaan Panggungharjo Cup di Lapangan Prancak, Bantul, Jumat.

Wabup Bantul mengatakan semangat pembinaan sepak bola usia dini harus selalu digaungkan. Karena itu dia juga mendorong para pemain dalam turnamen sepak bola tersebut agar menjaga sportifitas selama turnamen berlangsung.

"Tidak harus menang. Tetapi tunjukkan sportifitas, terus giat berlatih, disiplin. Harapannya nanti kalian bisa membuat harum Bantul di kancah nasional, bahkan internasional," katanya.

Pemkab berharap, kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kalurahan Panggungharjo itu menjadi bentuk sinergi bersama dalam mendukung perkembangan olahraga sekaligus pembinaan generasi muda di tingkat desa.

Ketua Panitia Ferianto Galih Wicaksono, kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati dua tahun perjalanan SSB Panggungharjo sebagai wadah pengembangan bakat dan karakter generasi muda di bidang olahraga sepak bola.

Menurut dia, ajang tersebut tidak sekadar menjadi turnamen sepak bola biasa, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antarsekolah sepak bola, pemain, pelatih, hingga para orang tua.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kompetisi yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga membangun karakter anak melalui nilai disiplin, kerja sama tim, sportivitas, dan semangat untuk terus belajar," katanya.

Menurut dia pembinaan sepak bola usia dini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis bermain, tetapi juga mental bertanding dan karakter yang baik.

Turnamen mempertandingkan dua kelompok usia, yakni kategori KU 2012–2013 (SSB Panggungharjo, Mataram Utama, PS Protaba dan SSB FORSGI) dan KU 2014–2015 (SSB Guntur, SSB Panggungharjo, Mataram Utama A, Mataram Utama B, SSB Pendowoharjo, SSB Trianaga).



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026