
BNNK Sleman optimalkan pelayanan ke masyarakat melalui enam inovasi

Sleman (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat melalui enam inovasi sebagai wujud integritas lembaga.
"Sejak 2024 sampai dengan saat ini, BNNK Sleman terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, cepat, dan mudah diakses masyarakat melalui berbagai terobosan inovasi layanan," kata Kepala BNNK Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya di Sleman, Senin.
Menurut dia sebagai bentuk transformasi pelayanan publik, BNNK Sleman menghadirkan enam inovasi layanan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era digital dan pelayanan cepat saat ini.
"Inovasi tersebut tidak hanya mempermudah akses layanan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba," katanya.
Sedangkan keenam inovasi tersebut antara lain "Bertamu" atau Berbagi Informasi dan Edukasi Bahaya Narkoba melalui Tatap Muka dengan sasaran kelompok rentan seperti remaja bermasalah sosial.
"Kegiatan ini berupa Seminar Peer pada setiap Selasa dan Sharing Circle pada Rabu dan Kamis malam di BPRSR Dinas Sosial DIY.dengan layanan Sosialisasi P4GN/ANANDA BERSINAR," katanya.
Kemudian inovasi "Merapat" atau Melayani Masyarakat Setempat dengan sasaran lingkungan masyarakat, lingkungan pendidikan, lingkungan instansi pemerintah dan swasta.
"Kegiatan ini rutin setiap Selasa dan hari situasional, bertempat di Kantor Kelurahan Condong Catur dan tempat lainnya dengan layanan penerbitan Surat Bebas Narkoba/SKHPN, tes urine/deteksi dini, layanan informasi edukasi, konsultasi terkait Narkoba, dan layanan pengaduan," katanya.
Selanjutnya inovasi "Salak Madu" atau Sarana Layanan Konseling Masyarakat Adiksi Dengan Upaya Pemulihan dengan sasaran kelompok masyarakat bermasalah sosial dan hukum (Warga Binaan Pemasyarakatan/Klien rehabilitasi).
"Salak Madu ini dilaksanakan setiap Rabu dan hari lainnya sesuai permohonan di Lapas IIB Sleman atau lembaga rehabitasi dengan layanan rehabilitasi secara berkelanjutan meliputi Skrining, Asesmen, Pemeriksaan Urine, Layanan Intervensi Psikososial, Manajemen Kasus, dan Pemantauan," katanya.
Inovasi selanjutnya yakni "Sekawan" atau Sosialisasi dan Edukasi Kawasan Wisata Anti-Narkoba dengan sasaran pengunjung wisata, baik objek wisata, wisata kuliner maupun wisata belanja, kehiatan ini dilaksanakan sesuai jadwal kesepakatan dengan pengelola wisata," katanya.
Kegiatan "Sekawan" ini menghadirkan layanan photobooth antinarkoba, video/rekaman suara antinarkoba, pojok BNN berupa pameran replika narkoba dan rompi antipeluru, cek kesehatan gratis, konsultasi, edukasi P4GN.
Kemudian inovasi "Tenar" atau Teras Edukasi Narkoba dengan sasaran masyarakat yang melewati kantor BNNK Sleman. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Jumat di teras/depan Kantor BNNK Sleman dengan layanan berupa edukasi P4GN, cek kesehatan gratis dan konsultasi
"Sedangkan inovasi keenam yakni 'Eling' atau Edukasi Keliling dengan sasaran masyarakat yang berada di titik kumpul strategis. Kegiatan ini dilaksanakan setiap Rabu dan Kamis di berbagai tempat yang ada kumpulan massa seperti lampu merah, pasar dan lainnya dengan layanan sosialiasi P4GN," katanya.
Teguh mengatakan inovasi layanan menjadi langkah nyata untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan ingin masyarakat mendapatkan layanan yang mudah, cepat, transparan, dan nyaman.
"Melalui inovasi ini, kami berharap kehadiran BNNK Sleman benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Enam inovasi layanan tersebut dalam pelaksanaannya mengedepankan pelayanan informasi digital, optimalisasi konsultasi rehabilitasi, layanan administrasi yang lebih sederhana, penguatan edukasi kepada masyarakat, hingga pemanfaatan teknologi," katanya.
Ia mengatakan, dengan sistem layanan yang lebih praktis, masyarakat kini dapat memperoleh informasi maupun mengakses berbagai kebutuhan layanan tanpa proses yang rumit.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
