
Mendes pastikan kehadiran Kopdes tak mematikan usaha masyarakat desa

Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) tidak akan mematikan usaha-usaha lain yang telah dimiliki oleh masyarakat desa.
"Contoh di Serang, Banten, yang dikhawatirkan keberadaan Kopdes mematikan warung, untuk ini, kita sudah punya konsep, harga yang ditawarkan di Kopdes sama dengan yang di warung. Misalnya gas seharga Rp16 ribu, di Kopdes Rp16 ribu, di warung juga sama. Warung bisa mengambil di Kopdes, artinya masyarakat bisa memilih belanja di warung atau Kopdes," katanya dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI yang dipantau dalam jaringan di Jakarta, Rabu.
Yandri mengemukakan Kopdes yang sudah diresmikan oleh Presiden dan telah beroperasi hingga kini sebanyak 1.061. Pada bulan Juni atau Agustus 2026, ditargetkan akan ada 30 ribu Kopdes yang beroperasi dan sudah 100 persen dibangun.
"Kegiatannya ekonomi desa, yang selama ini kebijakan ekonomi tidak sampai ke desa secara adil (akan dibenahi melalui Kopdes), nanti arahnya simpan pinjam dengan bunga enam persen, kalau di rentenir kan bisa 24-30 persen," ujar dia.
Yandri mengatakan Kopdes sekarang sedang membangun gerai dan gudang di bawah Satuan Tugas (Satgas) Koperasi, dimana semua program pemerintah akan masuk, termasuk bantuan sosial Penerima Keluarga Harapan (PKH), hingga membayar listrik.
"Di Kopdes nanti ada marginnya, jadi bagi untung," ucap Yandri.
Apabila sudah ada serah terima Kopdes kepada desa dengan spesifikasi yang sesuai, akan diserahkan menjadi aset desa, sehingga unit usaha di tingkat desa tidak akan pernah dirugikan.
"Dana desa tidak pernah dipotong di tingkat pusat, tetapi dikembalikan di unit usaha, keuntungannya 20 persen menjadi Pendapatan Asli Desa sesuai Instruksi Presiden (Inpres) nomor 17, sedangkan 80 persen lainnya, kembali ke desa. Jadi, ini akan menjadi alat pemerintah untuk melakukan pemerataan ekonomi," tuturnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendes pastikan kehadiran Kopdes tak mematikan usaha masyarakat desa
Pewarta : Lintang Budiyanti Prameswari
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
