
Kemenko PMK menggelar puncak peringatan 20 tahun gempa Yogyakarta

Sleman (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memulai rangkaian kegiatan puncak peringatan 20 tahun gempa Yogyakarta melalui kunjungan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMAN 1 Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK Andre Notohamijoyo di Kabupaten Sleman, Jumat, mengatakan peringatan dua dekade gempa Yogyakarta menjadi momentum penting untuk membangun kembali memori kolektif masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana di masa depan.
"Kegiatan ini juga merupakan bagian dari penguatan program flagship 'Kita Tangguh' yang mengedepankan pendekatan kolaboratif pentahelix melalui keterlibatan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat," katanya.
Kegiatan hari pertama diawali dengan kunjungan dan edukasi SPAB di SMAN 1 Kalasan yang diikuti oleh pelajar, tenaga pendidik, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan penanggulangan bencana.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi terkait budaya tangguh bencana, potensi ancaman gempa, prosedur penyelamatan dan evakuasi saat gempa, hingga sistem pelaporan kebencanaan melalui platform Jogja Digdaya.
Andre Notohamijoyo menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan agar mengetahui langkah yang harus dilakukan saat terjadi krisis.
"Sekolah didorong untuk mengintegrasikan pendidikan kebencanaan ke dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler guna membentuk budaya tangguh bencana sejak dini. Melalui SPAB, kita tidak hanya melindungi ekosistem sekolah, tetapi juga membentuk dan melahirkan generasi yang tangguh, adaptif, dan responsif terhadap risiko bencana,” katanya.
Direktur Operasi PT Taman Wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko (TWC) atau InJourney Destinations Management (IDM) Indung Purwita Jati menegaskan komitmen dalam mendukung penguatan kapasitas kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan melalui program pelatihan dan edukasi kebencanaan.
Kegiatan SPAB juga diisi dengan simulasi kesiapsiagaan bencana, diskusi interaktif mengenai evaluasi implementasi SPAB, serta pemberian penghargaan kepada pihak-pihak yang memiliki komitmen tinggi dalam pelaksanaan program tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, Kepala Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa Kemendikdasmen Herdiana yang mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah selaku Kepala Sekretariat Nasional SPAB, menegaskan pentingnya penguatan pendidikan kebencanaan di lingkungan sekolah.
"Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang tangguh menghadapi bencana," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenko PMK gelar puncak peringatan 20 tahun gempa Yogyakarta
Pewarta : V001
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
