Logo Header Antaranews Jogja

Kemenko PMK-TWC memperkuat budaya tangguh bencana

Minggu, 24 Mei 2026 10:27 WIB
Image Print
Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK Andre Notohamijoyo bersama Tim Gurila IDM seusai Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan di Lapangan Garuda Candi Prambanan, Sabtu (23/5/2026). ANTARA/HO-Kemenko PMK

Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) menjalin kerja sama guna memperkuat budaya tangguh bencana di kawasan cagar budaya.

"Kesepakatan dilakukan seusai Apel Kesiapsiagaan dan Gelar Peralatan dalam rangka Peringatan 20 tahun Gempa Yogyakarta di Lapangan Garuda Kompleks Candi Prambanan pada Sabtu (23/5)," kata Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK Andre Notohamijoyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, dalam kegiatan tersebut pihaknya bertemu dengan tim penanggulangan bencana khusus dari PT TWC yakni Tim Gurila atau Gunung Rimba Laut.

"Gurila dibentuk PT TWC atau InJourney Destinations Management (IDM) sebagai wujud kepedulian perusahaan dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam," katanya.

Tim ini berfokus pada upaya pemulihan pascabencana melalui dukungan psikososial, pemberian semangat kepada masyarakat terdampak, serta penyaluran bantuan logistik.

"Salah satu aksi kemanusiaan yang telah dilakukan adalah keterlibatan Tim Gurila sebagai relawan dalam penanganan bencana di Aceh Tamiang.

Ia mengatakan, Program Kita Tangguh dari Kemenko PMK berbasis pada budaya dan kolaborasi dengan seluruh pihak termasuk BUMN.

"Program Kita Tangguh harus didorong sebagai praktik baik yang nyata," katanya.

Direktur Operasional PT TWC/IDM Inung Purwita Jati mengatakan Gurila dibentuk sebagai wujud komitmen terhadap kesiapsiagaan bencana.

"Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, kesiapan, serta semangat kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang," katanya.

Ia mengatakan, ke depan, pihaknya akan terus menjalankan misi kemanusiaan ini secara berkelanjutan.

"Tim yang telah dibentuk secara khusus ini siap diterjunkan setiap kali terjadi bencana, dengan mengedepankan kolaborasi bersama berbagai pihak guna mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026