
Senator DIY ajak suporter di Yogyakarta merawat "Mataram is Love"

Yogyakarta (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengajak para suporter klub sepak bola di Yogyakarta merawat gagasan "Mataram is Love" untuk menjaga keadaan yang kondusif jelang kompetisi musim depan.
"Sekarang ini kan sudah bukan masanya lagi menghidupkan pertandingan melalui narasi yang membawa ke wilayah konflik," kata Anggota DPD RI dari DIY Ahmad Syauqi Soeratno, di Yogyakarta, Minggu (24/5).
Mantan General Manager PSIM Yogyakarta itu menilai gagasan "Mataram is Love" saat ini perlu dikuatkan agar menjadi semangat perdamaian bagi pengelola klub, suporter, fans, dan pihak terkait lainnya, terlebih dua klub sepak bola asal DIY berhasil promosi ke Liga 1.
"Jadi intinya kita syukuri PSS Sleman bisa ke Liga 1 bersama dengan PSIM Yogyakarta yang sudah promosi sebelumnya," kata Syauqi.
Menurutnya semangat persatuan itu sesuai dengan gagasan pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang bercita cita menjadikan sepak bola sebagai wadah pemersatu bangsa.
"Kita gali lagi, mungkin berangkat dari DIY dan Jawa Tengah ini kita tunjukkan bahwa kompetisi itu maknanya adalah bersaing dalam kebaikan," katanya.
Ia mengaku telah menyampaikan kepada dinas dan instansi yang berwenang untuk melakukan pengamanan saat kompetisi musim depan dimulai.
"Kapolres sudah saya sampaikan, nanti jelang pertandingan saya minta untuk duduk bersama merumuskan pola pengamanannya, pola utamanya di pencegahannya," kata dia.
Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta juga diminta agar bisa melakukan pendekatan hingga masuk ke ruang sosiokultural agar tidak ada lagi yang mengarah ke perseteruan dan konflik di luar pertandingan.
"Ingat jiwa sportivitas itu berangkat dari bagaimana kita memastikan punya prestasi terbaik dalam kondisi yang objektif," katanya.
Mantan Ketua Umum Asprov PSSI DIY periode 2019–2023 itu mengatakan DIY berpotensi menjadi barometer sepak bola di Indonesia dengan adanya dua tim yang sukses promosi di Liga 1 musim depan.
"Kita sama-sama dorong juga Persiba Bantul supaya bisa naik, bahkan daerah sekitar seperti klub sepak bola Magelang juga," kata Syauqi.
Bahkan, lanjut dia, DIY berpotensi bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) karena fasilitas hingga sarana prasarana pendukung dinilai sudah memadai.
"Bisa saja gitu, fasilitas kita ada semua, MICE juga ada semua, bibit talenta juga luar biasa," tegasnya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
