
Kota Yogyakarta perkuat sinergi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat kolaborasi dan sinergi antara sektor pariwisata dengan ekonomi kreatif maupun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tingkat kampung dalam membangun pariwisata berbasis ekonomi lokal.
"Sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diperkuat karena sektor pariwisata menjadi pengungkit utama perekonomian Yogyakarta," kata Kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta Lucia Daning Krisnawati di Yogyakarta, Senin.
Salah satu upayanya dilakukan melalui implementasi program "1 Village 1 Sister Corporate" sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah, pelaku industri perhotelan dan UMKM dalam membangun pariwisata berbasis ekonomi lokal.
Menurut dia, berdasarkan data hingga 31 Desember 2025, kontribusi pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) sektor perhotelan terhadap pendapatan asli daerah mencapai 21,04 persen.
Sedangkan jasa makanan dan minuman, lanjut dia, menyumbang 11,76 persen, kemudian jasa kesenian dan hiburan 1,30 persen dan retribusi wisata sebesar 1,26 persen.
"Karena itu semua elemen usaha jasa pariwisata dan UMKM harus bisa disinergikan untuk mengakselerasi pergerakan ekonomi sampai level kampung wisata," katanya.
Dia mengatakan, saat ini Kota Yogyakarta memiliki 46 kampung wisata dan 45 kelompok sadar wisata yang dinilai menjadi ruang strategis untuk mengembangkan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata.
Berbagai program kolaborasi yang telah dilakukan bersama kampung wisata, kata dia, salah satunya dengan menerima kunjungan kerja dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) dari berbagai daerah di kampung wisata Kota Yogyakarta.
Program tersebut terbukti mampu meningkatkan transaksi UMKM lokal, seperti di Kampung Wisata Mantrijeron, transaksi UMKM mencapai Rp11,7 juta hanya dalam waktu dua jam.
Sementara di Kampung wisata Sosromenduran transaksi mencapai Rp8 juta, Kampung Wisata Purbayan Rp8,5 juta dan Kampung Wisata Rejowinangun sekitar Rp7,8 juta.
"Ruang-ruang seperti ini sangat besar manfaatnya untuk promosi gratis dan pergerakan ekonomi masyarakat," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
