Logo Header Antaranews Jogja

Pemkot Yogyakarta menyediakan 5 ton bahan pokok suplai lima KDKMP

Selasa, 26 Mei 2026 15:41 WIB
Image Print
Pengelola Warung Milik Rakyat (Wamira) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Yogyakarta menata produk bahan pokok (ANTARA/HO-Dinas Kominfosan Yogyakarta)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyediakan sekitar lima ton atau 5.000 kilogram komoditas bahan pokok untuk menyuplai lima koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) yang telah tergabung dalam Program Warung Milik Rakyat (Wamira).

"Pada tahap pertama Pemkot menyediakan sekitar 5.000 kilogram komoditas pokok dengan bantuan subsidi biaya pengiriman Rp2.000 per kilogram untuk lima unit KDKMP," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta Kadri Renggono di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, lima KDKMP yang telah bergabung dalam Program Wamira tersebut adalah KDKMP Giwangan, KDKMP Purwokinanti, KDKMP Cokrodiningratan, KDKMP Prawirodirjan dan KDKMP Klitren.

Dia mengatakan tujuan dari program tersebut adalah mengendalikan inflasi daerah yang diakibatkan dari kelompok bahan pangan dengan melibatkan masyarakat dan membuka akses kemudahan pasokan barang.

"Pengendalian inflasi memanfaatkan potensi lokal untuk mendorong kemajuan ekonomi masyarakat, khususnya KDKMP. Wamira juga mempermudah masyarakat memperoleh bahan pokok beras dan komoditas lain dengan harga terjangkau setinggi-tingginya HET," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan instansinya bertugas menghubungkan antara KDKMP dengan distributor seperti Bulog untuk memotong jalur transportasi agar harga lebih murah.

Selain itu, kata dia, juga memantau dan menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok di Wamira serta mengawasi penjualan barang harus sesuai harga eceran tertinggi (HET).

"Monitoring pasti juga akan kita lakukan. Dan pembatasan penjualan jumlah produk juga pasti dilakukan. Karena kalau masyarakat satu minggu dua pack, saya kira sudah cukup," katanya.

Dia juga mewajibkan para pengelola Wamira di lima kelurahan tersebut memberikan laporan ke Dinas Perdagangan mengenai transaksi penjualan bahan pokok.

"Komitmen itu kita bangun nanti dengan sebuah pakta integritas yang harus ditandatangani oleh teman-teman Koperasi Merah Putih," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026