Logo Header Antaranews Jogja

Bupati Sleman ajak masyarakat jaga dan hidupkan budaya daerah

Selasa, 26 Mei 2026 17:12 WIB
Image Print
Bupati Sleman Harda Kiswaya saat mengukuhkan anggota Dewan Kebudayaan Sleman periode 2026–2029 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (26/5/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak seluruh masyarakat di wilayah itu untuk bersama-sama menjaga dan menghidupkan budaya daerah melalui penghormatan terhadap adat istiadat dan penggunaan bahasa daerah.

Menurut dia, upaya menjaga budaya daerah tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan bahasa daerah, penghormatan terhadap adat istiadat, serta penanaman nilai-nilai luhur kepada generasi muda.

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Sleman untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai luhur budaya daerah kepada generasi muda," kata Harda Kiswaya saat mengukuhkan 16 anggota Dewan Kebudayaan Sleman (DKS) periode 2026–2029 di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa.

Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman.

Dewan Kebudayaan Sleman merupakan lembaga nonstruktural yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui perangkat daerah yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kebudayaan.

Keberadaan DKS diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya pelestarian, pengembangan dan pembinaan kebudayaan di Kabupaten Sleman.

Harda menyampaikan harapannya agar Dewan Kebudayaan Sleman dapat menjadi ruang pemikiran, ruang dialog, sekaligus ruang gerak yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisi dengan semangat inovasi dan perkembangan zaman.

"DKS diharapkan dapat menjadi ruang pemikiran, ruang dialog dan ruang gerak yang mampu menjembatani nilai-nilai tradisi dengan semangat inovasi," katanya.

Ia menyebut bahwa kebudayaan merupakan salah satu kekuatan penting dalam mendukung pembangunan daerah agar Sleman menjadi wilayah yang maju, unggul, dan berdaya saing.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Ishadi Zayid mengatakan Dewan Kebudayaan Sleman memiliki tugas memberikan rekomendasi kepada bupati terkait penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang kebudayaan, khususnya dalam kebijakan pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan daerah.

"Penentuan Dewan Kebudayaan ini sudah melalui proses seleksi wawancara, dan semuanya merupakan warga Sleman dari latar belakang yang berbeda-beda, baik itu dari unsur akademisi, budayawan, maupun seniman," katanya.

Ia berharap Dewan Kebudayaan Sleman yang baru dikukuhkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah setempat untuk melahirkan berbagai gagasan dan rekomendasi kebijakan dalam menjawab berbagai persoalan kebudayaan di Kabupaten Sleman.



Pewarta :
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026