
Pemkab Gunungkidul menerjunkan 220 petugas awasi penyembelihan kurban

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menerjunkan sebanyak 220 petugas dari berbagai unsur terkait untuk memastikan jalannya penyembelihan hewan kurban dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah berjalan dengan lancar hingga 30 Mei 2026.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul Rismiyadi, di Yogyakarta, Kamis, mengatakan pihaknya mengerahkan tenaga paramedis atau dokter hewan, di antaranya dari Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul.
Selain dari Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, kata dia, juga beberapa petugas dokter hewan koas dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM), yang semuanya menyebar ke 2.048 lokasi penyembelihan hewan kurban di Gunungkidul.
"Mereka kami siagakan sesuai hari Tasryik sampai dengan tanggal 30 Mei," katanya.
Berdasarkan data sementara, kata dia, saat ini terdapat 23.694 hewan kurban yang telah disembelih di 1.871 lokasi penyembelihan pada hari pertama Idul Adha 1447 Hijriah, yakni hewan sapi 3.495 ekor, kambing 18.398 ekor, dan domba 1.801 ekor.
"Jumlah tersebut akan terus berkembang sampai data ditutup pada tanggal 30 Mei," ujarnya.
Dia juga menyampaikan bahwa berdasarkan data sementara dilaporkan adanya temuan kasus hewan kurban yang terpapar penyakit cacing hati, namun jumlahnya relatif kecil, yakni 0,26 persen dari seluruh hewan kurban yang telah disembelih.
"Sebagian besar temuan dalam kategori ringan," katanya.
Menurut dia, daging dari hewan kurban yang terjangkit penyakit hati masih bisa dikonsumsi dengan penanganan yang baik seperti memisahkan jaringan hati yang telah rusak karena cacing hati dan kemudian dipotong.
"Jaringan hati yang masih normal diserahkan ke panitia dan bisa dibagikan untuk konsumsi masyarakat," ujarnya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
