
Ombudsman ajak generasi muda jadi agen perubahan pelayanan publik

Jakarta (ANTARA) - Ombudsman RI (ORI) mengajak para generasi muda untuk menjadi agen perubahan yang turut memperkuat kualitas pelayanan publik di Indonesia.
Sekretaris Jenderal Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat menyoroti peran penting Ombudsman dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik di tanah air.
Namun, dia tidak menyangkal Ombudsman masih dihadapkan pada sejumlah keterbatasan, terutama dari segi anggaran dan sarana pendukung.
"Kami ingin peserta magang nasional menjadi agen yang mewartakan bahwa kalau pelayanan publik ingin bagus di Indonesia, maka Ombudsman-nya harus diperkuat," ujar Suganda.
Adapun, program magang nasional di lingkungan Ombudsman telah berlangsung selama 6 bulan dan diikuti oleh 175 peserta yang terdiri atas mahasiswa serta lulusan baru (fresh graduate) dari berbagai wilayah di Indonesia.
Program tersebut secara resmi telah ditutup di Jakarta, Senin (18/5) yang diinisiasi oleh Biro Hukum, Kerja Sama, dan Organisasi (HKO).
Acara penutupan turut dihadiri oleh peserta dan mentor program Pemagangan Nasional, baik yang hadir secara langsung di Ombudsman RI maupun secara daring dari berbagai kantor perwakilan.
Suganda mengapresiasi capaian positif dari penyelenggaraan magang kali ini. Ia mengungkapkan rasa bangganya karena enam dari total peserta dilaporkan telah berhasil mendapatkan pekerjaan, bahkan sebelum program magang tersebut benar-benar berakhir.
Baca juga: Ombudsman RI minta santri berani lapor jika ada maladministrasi di pesantren
Menghadapi tantangan dunia kerja yang sesungguhnya, dirinya mengingatkan para alumni magang membutuhkan modal yang lebih dari sekadar pemahaman teoretis.
Menurutnya, pengalaman di lapangan akan menguji kemampuan mereka dalam menerapkan ilmu yang didapat.
"Begitu selesai, teori masih ada di kepala dan anda melihat lapangan untuk mempraktikkannya. Di antara teori dan praktik, ada yang namanya seni yang mengombinasikan keduanya sehingga semoga 6 bulan ini menjadi bekal berharga," tutur dia.
Lebih lanjut, ia menitipkan tiga nilai utama lembaga, yakni integritas, profesionalisme, dan keadilan, sebagai bekal bagi generasi muda dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
Dalam segala keterbatasan, dia mengingatkan semua pihak masih bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab, menjaga integritas, profesional, dan tetap bersikap adil.
Dengan demikian paling tidak, sambung dia, tiga nilai tersebut bisa dibawa para peserta magang ke mana pun nanti bertugas.
Suganda berpesan agar para peserta menjadikan masa magang di Ombudsman RI sebagai pengalaman yang positif untuk melangkah ke depan.
"Yang jelek-jelek tinggalkan saja di sini, bawa yang bagus-bagus saja, bawa kenang-kenangan yang manis," ucap Suganda.
Baca juga: Ombudsman RI tegaskan KuPP pastikan kehadiran negara penuhi hak masyarakat
Baca juga: ORI akan koordinasi dengan Kemendag bahas strategi pengendalian harga
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ombudsman ajak generasi muda jadi agen perubahan pelayanan publik
Pewarta : Agatha Olivia Victoria
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT © ANTARA 2026
