Logo Header Antaranews Jogja

Debarkasi YIA siap melayani kepulangan jamaah haji tanpa melalui asrama

Jumat, 29 Mei 2026 19:36 WIB
Image Print
Calon jamaah haji dari Embarkasi YIA Kulon Progo berangkat ke Tanah Suci. ANTARA/Sutarmi

Kulon Progo (ANTARA) - Debarkasi Haji di Yogyakarta International Airport (YIA), Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta siap melayani kepulangan perdana jamaah haji tanpa melalui asrama pada Selasa (2/6) mendatang.

Berbagai fasilitas pendukung beserta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah disiagakan untuk melayani kepulangan kelompok terbang (kloter) pertama di tanah air.

Pelaksana tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Silvia Rosetti di Kulon Progo, Senin, menyampaikan bahwa sistem debarkasi ini mengadopsi model embarkasi berbasis hotel yang juga pertama kali diterapkan di Indonesia.

Berbeda dengan daerah lain di Indonesia, Debarkasi YIA menerapkan konsep pelayanan kepulangan langsung di bandara tanpa mengharuskan jamaah haji berpindah ke asrama haji terlebih dahulu.

"Nanti turun dari pesawat langsung masuk ke bandara, ada ruangan di bandara yang kita siapkan untuk pemeriksaan kesehatan, dokumen, hingga proses kepulangan ke daerah asal," kata Silvia.

Silvia mengatakan setelah melewati pemeriksaan kesehatan dan penyerahan dokumen, jamaah haji akan diarahkan ke ruang pembacaan doa. Setelah itu, mereka dapat langsung menuju ke bus yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah masing-masing.

Menurut dia, alur debarkasi model ini jauh lebih efektif karena memangkas birokrasi dan meminimalkan perpindahan lokasi bagi jamaah haji yang baru saja menempuh perjalanan udara.

Terkait fasilitas di dalam bandara, ruangan khusus telah disiapkan untuk pengecekan suhu tubuh, administrasi keimigrasian seperti paspor dan dokumen perjalanan lainnya, hingga pengisian kartu kewaspadaan kesehatan.

Silvia menambahkan, apabila dalam proses pengecekan ditemukan jemaah haji yang sakit atau memerlukan penanganan medis darurat, pihak panitia telah menyiapkan sistem rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas Temon atau RSUD Wates.

"Namun, jika kondisi kesehatan jamaah dapat ditangani dengan baik oleh tim medis di Bandara YIA, tidak perlu dirujuk," katanya.

Untuk kelancaran arus kedatangan, alur pergerakan jamaah haji setibanya di Bandara YIA akan diarahkan melalui apron bandara, serupa dengan jalur keberangkatan. Mekanisme ini diterapkan agar proses penjemputan jamaah haji tidak mengganggu arus lalu lintas penumpang umum di terminal kedatangan reguler.

Sementara itu, untuk penanganan logistik, PPIH telah menyiagakan tenaga pendukung yang bertugas khusus untuk membantu mengangkut bagasi milik jamaah haji.

"Untuk pengambilan bagasi sudah kita siapkan juga tenaga pendukungnya, untuk angkut-angkut," kata Silvia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Debarkasi YIA siap layani kepulangan jamaah haji tanpa melalui asrama



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026