
Indeks reformasi birokrasi Sleman meroket raih skor 97,56

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil meraih Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) sebesar 97,56 berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Reformasi Birokrasi Tahun 2025 yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
"Alhamdulillah Sleman berhasil meraih angka yang melesat tinggi. Posisi ini membawa Sleman berada di posisi kedua di antara kabupaten dan kota di DIY, setelah Provinsi DIY yang meraih angka 98,73," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto di Pendopo Parasamya Sleman, Jumat.
Evaluasi Reformasi Birokrasi dilaksanakan sebagai upaya mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan digital yang efektif, lincah, dan kolaboratif, sekaligus membangun budaya birokrasi BerAKHLAK dengan ASN yang profesional dan berintegritas.
Selain sebagai instrumen penilaian, evaluasi tersebut juga bertujuan memberikan rekomendasi perbaikan guna meningkatkan kualitas reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.
Susmiarto mengatakan peningkatan ini didorong oleh keberhasilan pembangunan zona integritas, sistem pemerintahan berbasis elektronik, serta kualitas pelayanan publik.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten Sleman yang berhasil membawa nilai Reformasi Birokrasi Sleman melonjak.
Namun, Harda berpesan agar momentum ini dijadikan pendorong untuk terus meningkatkan kinerja dan kolaborasi.
"Alhamdulillah capaian ini kerja keras kita semuanya. Saya minta kinerja dan layanan kita harus terus ditingkatkan agar pemerintahan betul-betul bisa berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan oleh peraturan perundangan yang berlaku," kata Harda.
Bupati Sleman juga menegaskan komitmennya untuk terus menegakkan merit sistem dalam birokrasi Kabupaten Sleman.
"Dengan begitu, diharapkan seluruh pejabat yang terpilih nantinya adalah aparatur yang benar-benar berkualitas dan berintegritas," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
