
Satria DIY tanam 1.800 bibit pohon di lereng Merapi perkuat ekonomi warga

Sleman (ANTARA) - Pimpinan Daerah (PD) Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar aksi penghijauan dengan menanam 1.800 bibit pohon di kawasan Wisata Teras Merapi, Kalurahan Glagaharjo, Kabupaten Sleman, Sabtu (30/5).
Kegiatan bertajuk "Satria Beraksi untuk Negeri" tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-18 organisasi sayap Partai Gerindra tersebut, sekaligus sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat lereng Gunung Merapi.
Ketua PD Satria DIY Arief Sujatmiko, mengatakan pemilihan jenis bibit yang ditanam, yakni kopi, alpukat, dan sengon, bertujuan untuk memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga setempat.
"Momentum Harlah ke-18 ini tidak sekadar menjadi ajang konsolidasi, tetapi wujud kepedulian nyata Satria terhadap kelestarian alam. Pohon-pohon yang ditanam hari ini diharapkan mampu menjaga lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di masa depan," ujar Arief di sela kegiatan.
Arief menambahkan, semangat gotong royong dalam aksi ini sejalan dengan spirit Partai Gerindra yang selalu mengedepankan aksi nyata bagi masyarakat. Kawasan lereng Merapi, menurutnya, memerlukan perhatian khusus agar ekosistem tetap terjaga sekaligus produktif.
Ketua Panitia Penanaman Pohon, Ahmad Ali Imron, menjelaskan bahwa angka 1.800 bibit memiliki makna simbolis sesuai dengan usia organisasi yang genap 18 tahun.
"Ini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin gerakan penghijauan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat di masa depan," ungkap Ali.
Dukungan serupa datang dari Lurah Glagaharjo, Suroto. Ia menyambut positif bantuan bibit kopi tersebut karena sejalan dengan strategi pemerintah kalurahan dalam mengalihkan sektor ekonomi masyarakat dari pertambangan menuju pertanian produktif dan wisata alam.
"Budi daya kopi Arabika di sini sudah mulai membuahkan hasil dan menjadi komoditas unggulan. Kami berterima kasih atas bantuan ini karena sangat mendukung upaya kami menjadikan sektor pertanian dan wisata sebagai tumpuan ekonomi baru warga pasca-aktivitas pertambangan," kata Suroto.
Melalui aksi ini, Satria DIY menegaskan komitmennya untuk terus solid dengan mengusung semangat "Kompak, Bergerak, Berdampak untuk Indonesia Raya" dalam setiap langkah pengabdian bagi bangsa dan lingkungan.
Pewarta : STR
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
