Logo Header Antaranews Jogja

Eko Suwanto: Harlah Pancasila gelorakan gotong royong untuk kesejahteraan rakyat

Senin, 1 Juni 2026 18:48 WIB
Image Print
Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta yang juga Ketua Komisi A DPRD DIY, ditemui di Yogyakarta, Senin (1/6). ANTARA/Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk menggelorakan semangat gotong royong guna mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat melalui kebijakan anggaran yang berpihak pada masyarakat (pro-poor budgeting).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta Eko Suwanto menyatakan nilai-nilai Pancasila yang dirumuskan Bung Karno harus diwujudkan dalam kebijakan nyata untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, seperti krisis ekonomi, penanganan stunting, lapangan kerja, dan layanan pendidikan.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong pilihan kebijakan pembangunan di Yogyakarta yang berbasis kerakyatan, termasuk alokasi anggaran Rp120 juta untuk tiap kalurahan. Namun, Eko juga menekankan pentingnya evaluasi kebijakan fiskal dari Pemerintah Pusat yang dinilai membatasi ruang gerak daerah.

"Kepada Pemerintah Pusat, kita harap serius mempraktikkan Pancasila dengan mewujudkan pro-poor policies berbasis otonomi daerah. Bukan justru resentralisasi fiskal seperti yang terjadi dua tahun terakhir ini. Pemangkasan anggaran terbukti meremukkan perekonomian di daerah. Pusat harus segera evaluasi kebijakan pemangkasan anggaran," kata Eko usai memimpin upacara Harlah Pancasila, di Yogyakarta, Senin.

Eko yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD DIY ini menjelaskan, berkurangnya kemampuan anggaran akibat kebijakan efisiensi pusat saat ini menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah di tengah keterbatasan fiskal.

Meski menghadapi tantangan tersebut, ia optimistis nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, dan gotong royong dapat terus menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masyarakat.

"Mari kita hikmati dan laksanakan pesan Bung Karno sebagaimana termaktub dalam Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945. Gotong royong adalah pembantingan-tulang bersama, pemerasan-keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama. Semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho-lopis-kuntul-baris buat kepentingan bersama. Itulah gotong royong," tutup Eko Suwanto.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026