Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Sleman meluncurkan QRIS parkir di Pasar Godean

Selasa, 2 Juni 2026 20:04 WIB
Image Print
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Pariwisata dan Telekomunikasi Selaku Sekretariat Satgas TP2DD Puji Gunawan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah PT BPD DIYAgus Trimurjiyanto, dan Kepala BKAD Kabupaten Sleman Abu Bakar meluncurkan transaksi nontunai QRIS parkir kendaraan di Pasar Godean, Sleman, Selasa (2/6/2026). ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman

Sleman, DIY (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan transaksi nontunai QRIS parkir kendaraan di Pasar Godean sebagai upaya memacu transformasi digital di sektor pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah.

Peluncuran ini dilakukan bersamaan dengan penandatanganan Berita Acara Komitmen Pelaksanaan Rencana Aksi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) pada "High Level Metting
& Capacity Building" di Sleman, Selasa.

"Penandatanganan rencana aksi ini merupakan upaya strategis untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah dan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD)," kata Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang hadir pada kegiatan tersebut.

Turut hadir pula Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Pariwisata dan Telekomunikasi Selaku Sekretariat Satgas TP2DD Puji Gunawan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Yogyakarta, Ignatius Trihastono, Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah PT BPD DIYAgus Trimurjiyanto, dan Kepala BKAD Kabupaten Sleman Abu Bakar.

Danang berharap langkah ini tidak sekadar kegiatan seremoni belaka, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang terintegrasi, mulai dari digitalisasi sistem pembayaran pajak dan retribusi daerah, optimalisasi kanal pembayaran nontunai, hingga penguatan sistem monitoring dan evaluasi yang berbasis data.

"Komitmen ini harus menjadi langkah nyata yang diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah, khususnya yang memiliki peran dalam pengelolaan pendapatan daerah," katanya.

Menurut dia, peluncuran pembayaran parkir nontunai di Pasar Godean ini menjadi salah satu bukti nyata adaptasi pasar tradisional terhadap perkembangan zaman.

Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat sekaligus menjaga akuntabilitas sirkulasi keuangan daerah.

"Melalui penerapan QRIS, transaksi parkir menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan transparan. Selain itu, sistem ini dapat meminimalisir potensi kebocoran pendapatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan ke depan diharapkan inovasi ini tidak hanya berhenti di Pasar Godean saja, tapi bisa diteruskan juga di pasar tradisional lainnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, mengapresiasi Pemkab Sleman atas komitmen dan konsistensinya dalam mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Menurut dia, digitalisasi bukan hanya adopsi teknologi pembayaran, akan tetapi transformasi tata kelola pemerintahan yang menuntut arah kebijakan yang jelas, koordinasi lintas sektor, dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

"Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) menjadi forum strategis yang memastikan elektronifikasi transaksi pemda dapat berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan," katanya.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026