
Seminar Kebangsaan perkuat wawasan disabilitas ideologi Pancasila

Yogyakarta (ANTARA) - Seminar Kebangsaan yang digelar Komisi Nasional Disabilitas (KND) bersama Diwa Foundation, organisasi bidang pendidikan, sosial, kebangsaan, dan kebudayaan, di Yogyakarta sebagai upaya memperkuat wawasan bagi para penyandang disabilitas tentang ideologi Pancasila.
"Titik penting dalam kegiatan ini adalah bagaimana secara keseluruhan baik negara maupun masyarakat khususnya disabilitas tahu bahwa mereka juga punya hak dan kewajiban dalam upaya mempertahankan atau memperkuat ideologi Pancasila," kata Komisioner KND Kikin Tarigan di Yogyakarta, Kamis.
Seminar Kebangsaan yang diikuti masyarakat penyandang disabilitas di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Yogyakarta tersebut mengambil tema "Kesetaraan Hak Memantapkan Ideologi Pancasila dan Memperkuat Ketahanan Bangsa".
Menurut dia, langkah tersebut relevan dengan momen saat ini yang merupakan bulan Pancasila, sehingga sekaligus menyosialisasi kepada masyarakat disabilitas yang mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya bela negara.
"Selama ini mungkin ada beberapa pihak beranggapan bahwa disabilitas tidak punya kewajiban itu, mereka punya. Dan bela negara itu tidak hanya yang sifatnya fisik dan militaristik, tetapi bisa disesuaikan dengan kondisi-kondisi yang ada pada disabilitas," katanya.
Sementara itu, Pendiri Diwa Foundation Diah Warih mengatakan tergerak mendirikan yayasan ini berawal dari sebuah pengabdian sosial khususnya sisi kemanusiaan, dan kemudian mengajak teman-teman disabilitas agar menjadi bagian dari bangsa untuk mempertahankan ideologi Pancasila.
"Makanya kami mengajak Komisi Nasional Disabilitas ini untuk kita berjalan bersama dalam upaya memberikan pendampingan juga bekerja sama dalam mengkampanyekan kesetaraan hak melalui Seminar Kebangsaan," katanya.
Menurut dia, kegiatan Seminar Kebangsaan ini dimulai dari Yogyakarta dan akan berlanjut ke daerah daerah lain.
"Artinya ini sebuah perjalanan estafet dalam misi sosial dan kita berkampanye untuk menyuarakan bagaimana disabilitas ini tidak ada perbedaan karena ini sebuah stigma," katanya.
Lebih lanjut, melalui Seminar Kebangsaan ini dapat meningkatkan toleransi terhadap penyandang disabilitas, karena penerapan nilai-nilai Pancasila memiliki banyak manfaat, termasuk menegakkan keadilan dalam penyelenggaraan berbangsa dan bernegara.
Melalui seminar ini diharapkan out put yang dihasilkan mampu membangun masyarakat yang sejati dan berkeadilan adalah menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk meningkatkan toleransi terhadap penyandang disabilitas.
Pewarta : HRI
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
