Logo Header Antaranews Jogja

Sultan: Forkopimda Jawa Bali identifikasi berbagai tantangan di daerah

Kamis, 4 Juni 2026 23:51 WIB
Image Print
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X usai pertemuan Forkompinda se-Jawa Bali di Kepatihan Yogyakarta. Kamis (4/6/2026). ANTARA/HO-Humas Pemda DIY

Yogyakarta (ANTARA) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan bahwa pertemuan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) dari Jawa dan Bali lebih pada identifikasi berbagai tantangan yang dihadapi masing masing daerah.

"Ya menyangkut masalah pembangunan, menyangkut masalah perumahan, masalah BPS (data statistik) dan masalah yang lain," kata Sri Sultan usai pertemuan Forkopimda se-Jawa Bali di Kepatihan Yogyakarta, Kamis.

Menurut Sultan, tantangan dan berbagai isu yang diidentifikasi dalam arahan kepada Forkopimda se-Jawa Bali, yang dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menko Polkam, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman itu, masih berkembang di masyarakat.

"Tapi kan masih berkembang karena itu identifikasi saja," kata Gubernur DIY.

Sri Sultan mengatakan materi yang disampaikan pemerintah pusat bersifat makro karena keterbatasan waktu. Namun, forum tersebut menjadi sarana bagi daerah untuk memahami berbagai persoalan yang perlu diantisipasi dan ditangani bersama.

Gubernur mencontohkan, dari sisi politik dan keamanan terdapat pembahasan mengenai perkembangan informasi di ruang publik, di antaranya identifikasi terhadap kemungkinan munculnya informasi palsu atau hoaks maupun informasi yang benar tetapi dipahami dengan dasar dan alasan yang berbeda oleh masyarakat.

"Misalnya yang Polkam, identifikasi kemungkinan ada hoaks, kemungkinan ada berita yang benar. Tapi mungkin dasarnya beda, alasannya beda. Jadi identifikasi saja," katanya.

Gubernur DIY mengatakan pentingnya kemampuan setiap daerah untuk mengonsolidasikan diri sesuai tantangan masing masing.

Oleh karena itu, Forkopimda memiliki peran penting memastikan berbagai persoalan tersebut dapat ditangani secara bersama.

"Sekarang bagaimana daerah itu bisa mengkonsolidasi diri sesuai tantangan zamannya sendiri. Tapi bagaimana Forkopimda bisa menanganinya," katanya.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026