
Sleman raih peringkat 2 kabupaten dengan "Creative Financing" terbaik dari Kemendagri

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil meraih penghargaan tingkat nasional sebagai Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali dengan menduduki peringkat kedua untuk kategori "Creative Financing" (Pembiayaan Kreatif) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
"Bangga dan bersyukur atas apresiasi dari Kemendagri yang berhasil diraih oleh Kabupaten Sleman," kata Bupati Sleman Harda Kiswaya di Sleman, Jumat.
Ia berharap penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh karyawan di Pemkab Sleman untuk terus meningkatkan kualitas kinerja guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
"Terima kasih untuk semua jajaran di Pemkab Sleman yang telah bekerja dengan keras, bagaimana tata kelola keuangan di Kabupaten Sleman terus kita tingkatkan, sehingga kemampuan daerah untuk membangun wilayah dengan kekuatan sendiri semakin kuat dan suatu hari nanti bisa berdikari dari sisi keuangan," katanya.
Penghargaan ini diserahkan dalam acara apresiasi yang berlangsung di Hotel Marriott Yogyakarta, Depok, Sleman, Kamis (4/5) malam.
Kategori ini menilai kemampuan pemda dalam mengoptimalkan sumber daya dan menciptakan inovasi pembiayaan pembangunan.
Penilaian meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan BUMD, serta pemanfaatan CSR untuk mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan.
Selain itu, efektivitas pengelolaan barang milik daerah dan BLUD, serta kemampuan menjalin kerja sama dengan badan usaha melalui skema KPDBU. Aspek digitalisasi, tata kelola keuangan, dan konsistensi opini LKPD menjadi bagian penting menentukan keunggulan daerah.
Pada acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pemberian penghargaan ini merupakan bentuk "reward" dari Kementerian Dalam Negeri.
Menurut dia, Kemendagri sering memberikan pengawasan yang sangat ketat, teguran, hingga sanksi bagi pemerintah daerah yang melanggar aturan. Sehingga pemberian apresiasi ini sebagai penyeimbang yang diberikan kepada pemerintah daerah yang dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
"Kali ini kita berikan apresiasi supaya imbang. Harapannya, langkah ini dapat memperkuat budaya kinerja, memicu motivasi, serta memunculkan iklim kompetitif yang sehat antar daerah," katanya.
Selain Menteri Dalam Negeri, acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, serta kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Bali, dan pemangku kepentingan lainnya.
Pewarta : V001
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
