Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Gunungkidul menggelar aksi bersih pantai di Hari Lingkungan Hidup

Jumat, 5 Juni 2026 19:43 WIB
Image Print
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih tengah memberikan arahan dalam acara aksi bersih pantai peringatan Hari Lingkungan Hidup di kawasan pantai Sundak, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Jumat (5/6). (ANTARA/HO-Pemkab Gunungkidul)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menggelar aksi bersih pantai di kawasan pantai Sundak, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, dan memberikan penghargaan kepada beberapa pegiat lingkungan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026.

"Kami mengusung tema 'Wariskan Hijau untuk Masa Depan' dengan berkolaborasi lintas sektor, komunitas, hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat," kata Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Yogyakarta, Jumat.

Endah yang memimpin langsung aksi bersih tersebut menekankan kepada masyarakat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab semua orang, tidak hanya tugas pemerintah.

"Kita tidak hanya menikmati alam yang diwariskan oleh generasi sebelumnya, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mewariskan lingkungan yang lebih bersih dan lestari kepada generasi mendatang," katanya.

Endah dalam kesempatan itu juga memberikan penghargaan kepada para pengelola bank sampah, komunitas lingkungan, serta "srikandi-srikandi" yang berdedikasi dalam pengolahan sampah.

Selain itu, juga terdapat pemberian bantuan tempat sampah untuk memperkuat infrastruktur kebersihan di area wisata pantai.

"Kami juga menyerahkan bibit tanaman sebagai langkah mitigasi perubahan iklim dan pelestarian alam," kata Endah.

Ia berkomitmen untuk menggaungkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui berbagai macam cara, baik kegiatan lapangan maupun dukungan regulasi.

"Kami berencana untuk mengevaluasi kembali surat edaran terkait gerakan kebersihan agar komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian alam dapat terus tumbuh secara mandiri tanpa harus diingatkan secara formal," tegasnya.

Sementara itu, dia juga menyoroti tantangan lingkungan lain seperti ancaman kekeringan, dengan melakukan pemetaan lokasi potensial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Langkah tersebut juga diperkuat dengan menyiapkan bantuan tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk kebutuhan masyarakat dan pertanian.

Momentum Hari Lingkungan Hidup, lanjut Endah, diharapkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan menjadi kebiasaan sehari-hari, demi mewujudkan masa depan Gunungkidul yang lebih hijau dan berkelanjutan.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026