
156.501 wisatawan mengunjungi pantai di Gunungkidul saat libur panjang

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat 156.501 wisatawan mengunjungi destinasi wisata pantai di daerah itu pada libur panjang mulai Hari Raya Idul Adha 1447 H, Waisak, hingga Hari Lahir Pancasila 2026.
"Selama enam hari mulai 27 Mei hingga 1 Juni ada sekitar 156.501 wisatawan yang tercatat di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) pantai," kata Sekretaris Disparekrafpora Gunungkidul Eko Nur Cahyo di Yogyakarta, Jumat.
Menurut dia, selama enam hari libur panjang tersebut, kawasan pantai masih menjadi destinasi favorit wisatawan di Gunungkidul dengan jumlah kunjungan paling banyak sejumlah 67.721 pada Minggu (31/5).
"Paling sedikit di hari Rabu (27/5) dengan jumlah 11.105 kunjungan," katanya.
Eko menyebutkan banyaknya jumlah kunjungan wisatawan ke Gunungkidul otomatis menambah pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi.
Bahkan, lanjutnya, pendapatan dari retribusi tersebut tercatat mencapai Rp1.9 miliar selama enam hari di libur panjang tersebut.
"Pendapatan terbanyak dalam sehari mencapai Rp846 juta," kata Eko.
Ia menjelaskan jumlah kunjungan wisatawan di Gunungkidul pada pertengahan tahun 2026 ini telah mencapai 2.383.892 kunjungan dari target total selama satu tahun 3.239.205 kunjungan.
"Artinya, sudah terealisasi 73,59 persen," katanya.
Kemudian untuk target retribusi wisata di tahun ini, Disparekrafpora menargetkan Rp36 miliar dan sudah tercapai 81,39 persen atau sebanyak Rp29 miliar.
Menurut dia, banyaknya kunjungan wisatawan ke Gunungkidul dipengaruhi oleh konten destinasi wisata yang viral sehingga membuat orang tertarik untuk datang.
"Kemudian juga giat promosi-promosi dari biro wisata yang juga kita laksanakan," kata Eko.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
