
Matematika fondasi utama bagi perkembangan beragam disiplin ilmu

Yogyakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Norhaidi Hasan menyebut matematika merupakan fondasi utama bagi perkembangan berbagai disiplin ilmu, mulai dari fisika, biologi, kimia, psikologi, hingga ekonomi.
"Matematika adalah queen of science. Dari matematika-lah berkembang berbagai disiplin ilmu lain," kata Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Norhaidi pada peluncuran Program Studi (Prodi) Magister Matematika Fakultas Sains dan Teknologi di Yogyakarta, Selasa.
Oleh karena itu, lanjutnya, pengembangan pendidikan matematika hingga jenjang magister menjadi langkah strategis untuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Prodi Magister Matematika diharapkan melahirkan lulusan yang tidak hanya ahli dalam bidangnya, tetapi juga berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan khususnya pengembangan ekonomi syariah di Indonesia," katanya.
Menurut dia, pengembangan Prodi Magister Matematika merupakan bagian dari upaya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) ini dalam memperkuat kontribusi akademik dalam pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan.
"Dengan dukungan SDM yang memiliki kompetensi matematika tingkat lanjut, berbagai persoalan ekonomi dapat dianalisis dan diselesaikan melalui pendekatan ilmiah yang lebih terukur," katanya.
Sementara itu Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Prof Khurul Wardati mengatakan Magister Matematika hadir dengan tiga distingsi utama, yaitu Islamic Scientific Computing, pengembangan komputasi dan pemodelan matematika yang berlandaskan prinsip-prinsip keilmuan Islam.
Yang kedua, Syariah Data-Based Risk Management yang memanfaatkan statistika dan sains data untuk analisis risiko berbasis prinsip syariah.
Sedangkan yang ketiga, Quantitative Ethics, yaitu pengembangan algoritma dan model matematika yang mengedepankan nilai keadilan, transparansi, serta menghindari unsur maisir dan gharar.
"Sebagai kampus yang mengembangkan paradigma integrasi-interkoneksi, menempatkan aspek etika sebagai fondasi dalam pengembangan algoritma dan model matematika. Inilah karakter utama konsentrasi Matematika Ekonomi Syariah yang kami kembangkan," katanya.
Dia mengatakan program tersebut akan memperkuat kolaborasi lintas disiplin dengan program magister lain di lingkungan fakultas, khususnya dalam pengembangan halal supply chain, sains data, keamanan data, dan kriptografi.
"Permodelan matematika memiliki peran penting dalam mendukung penguatan ekosistem halal melalui pendekatan kuantitatif yang lebih terukur dan berbasis data," katanya.
Rangkaian kegiatan juga diisi seminar nasional dengan tema "Kontribusi Matematika dalam Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Syariah Berkelanjutan" yang diikuti sekitar 150 peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, serta praktisi.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
