Logo Header Antaranews Jogja

Kemenhaj Yogyakarta: Jamaah haji alami gangguan kesehatan tertangani dengan baik

Selasa, 9 Juni 2026 21:24 WIB
Image Print
Salah seorang haji asal Kota Yogyakarta bertemu dengan keluarga usai tiba di Balai Kota Yogyakarta. Selasa (9/6/2026) ANTARA/HO-Dinas Kominfosan Yogyakarta

Yogyakarta (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Yogyakarta menyatakan bahwa jamaah haji asal kota ini yang mengalami gangguan kesehatan, karena asma dan hipertensi saat proses kepulangan dari dari Tanah Suci ke Debarkasi telah tertangani dengan baik.

Kepala Kantor Kemenhaj Yogyakarta Irfan Zainudin di Yogyakarta, Selasa, mengatakan saat proses kepulangan ada tiga orang haji yang dipantau kesehatan, karena asma dan hipotensi, sehingga ketiganya sempat dirujuk menggunakan ambulans ke RSUD Wates Kulon Progo.

"Alhamdulillah, kondisi jamaah yang sempat mendapatkan penanganan kesehatan sudah terkendali dengan baik, bahkan dua orang sudah dijemput keluarganya masing-masing," katanya.

Dengan demikian, kata dia, secara umum seluruh haji asal Yogyakarta yang tergabung dalam Kloter 6 tiba di tanah air pada Selasa dengan selamat, dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji.

Menurut dia, jumlah haji yang tergabung dalam kloter tersebut sebanyak 359 orang, terdiri atas 156 orang laki-laki dan 203 orang perempuan, ditambah dua orang mutasi masuk.

"Alhamdulillah, untuk kloter 6 tidak ada jamaah yang meninggal. Secara umum perjalanan dari Jeddah hingga debarkasi dan sampai di Balai Kota Yogyakarta berjalan lancar sesuai dengan yang direncanakan," katanya.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan ibadah haji serta memohon masukan untuk peningkatan layanan ke depan.

"Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelayanan. Karena itu, masukan dan saran dari jamaah maupun seluruh pemangku kepentingan akan menjadi bahan evaluasi agar pelayanan haji di masa datang semakin baik," katanya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono berharap nilai-nilai yang diperoleh jamaah haji selama menjalankan rukun Islam kelima tersebut dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Kami berharap jamaah menjadi haji yang mabrur dan dapat menjadi agen kebaikan di lingkungan masing-masing," katanya.

Menurut dia, semangat kepedulian sosial yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi modal penting untuk memperkuat kehidupan masyarakat Kota Yogyakarta.

Oleh karena itu, pihaknya berharap para jamaah dapat terus menebarkan manfaat dan meneladani nilai-nilai kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Dengan begitu, pengalaman spiritual selama berhaji tidak hanya berdampak bagi diri sendiri, tetapi juga membawa manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Yogyakarta," katanya.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026