
PDAM Sleman jamin ketersediaan air bersih saat libur sekolah

Sleman (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sembada Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat dan wisatawan selama libur panjang sekolah pada 22 Juni hingga pertengahan Juli 2026.
Direktur Utama PDAM Tirta Sembada Sleman Bernadus Edy Nugroho di Sleman, Rabu, mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian persiapan teknis untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan air bersih, terutama di kawasan yang banyak terdapat hotel dan penginapan.
"Kami memprediksi adanya kenaikan kebutuhan air bersih saat libur sekolah. Seluruh kondisi pompa telah diperiksa dan kami akan mengoptimalkan seluruh sumur yang ada guna memastikan distribusi tetap terjaga," kata Edy.
PDAM Tirta Sembada akan mengaktifkan kembali sumur-sumur cadangan yang sebelumnya tidak dioperasikan selama musim hujan, salah satunya sumur di Ketingan, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati.
Selain itu, dukungan pasokan juga akan diperkuat melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan yang signifikan.
Pihaknya memprediksi Kapanewon Depok dan Kapanewon Sleman akan menjadi wilayah dengan permintaan tertinggi karena posisinya sebagai kawasan niaga.
"Kami pastikan wisatawan tidak terkendala pasokan air bersih. Layanan pengaduan kami siaga 24 jam. Jika ada kendala, masyarakat dapat langsung melapor melalui 'hotline' atau media sosial resmi PDAM Tirta Sembada," katanya.
Selain kesiapan menyambut libur sekolah, PDAM Tirta Sembada juga telah melakukan langkah antisipasi terhadap dampak musim kemarau panjang melalui pemetaan wilayah rawan penurunan tekanan air. Pemetaan ini didasarkan pada jarak sumber air, elevasi wilayah, serta kepadatan pelanggan.
Wilayah Sleman bagian barat, seperti Kapanewon Moyudan dan Minggir, menjadi fokus perhatian karena letaknya yang relatif jauh dari sumber air utama.
Meski demikian, Edy optimistis ketersediaan air tanah di Sleman masih terjaga baik karena didukung akuifer vulkanik lereng Gunung Merapi.
"Kami terus melakukan inspeksi jaringan rutin untuk meminimalisir kebocoran. Kami juga mengimbau pelanggan agar bijak dalam menggunakan air. Jika terjadi kondisi ekstrem, kami siap menyiagakan armada tangki distribusi air bekerja sama dengan instansi terkait," kata Edy.
Pewarta : STR
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
