
Bupati Sleman harap tradisi "wiwitan" lestari dan pertanian makin maju

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri kegiatan tradisi "wiwitan" menjelang panen padi yang diselenggarakan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinduadi di Dusun Pojok, Sinduadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai ungkapan rasa syukur, Kamis.
Harda Kiswaya yang sekaligus melakukan panen padi secara simbolis berharap tradisi "wiwitan" tetap lestari dan pertanian semakin maju.
"Dengan budaya 'wiwit' tani ini bukan sekadar ritual adat, melainkan ungkapan syukur atas hasil bumi yang melimpah," katanya.
Menurut dia, pertanian di Sleman menghadapi tantangan serius khususnya alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman, sehingga upaya intesifikasi pertanian diperlukan untuk mempertahankan ketahanan pangan.
"Pemkab Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan siap mendukung dan memfasilitasi kebutuhan sektor pertanian mulai dari pembenihan bibit unggul, bantuan pupuk dan mesin pertanian," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Harda juga mengajak generasi muda untuk semakin mencintai dunia pertanian dan turut berperan dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Sleman.
Ia mengatakan regenerasi petani menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan pertanian yang maju dan berkelanjutan.
Bupati Sleman juga membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya bagi Gapoktan maupun Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, serta berbagai masukan guna mendukung pengembangan sektor pertanian di Sleman.
Lurah Sinduadi Senen Haryanto mengatakan lahan pertanian yang dikelola Gapoktan Sinduadi memiliki luas sekitar 20 hingga 30 hektare dengan status tanah kas desa.
Ia mengatakan Pemerintah Kalurahan Sinduadi berkomitmen mendukung pengembangan sektor pertanian melalui kolaborasi dengan Dinas Pertanian, Fakultas Biologi UGM dan Institut Pertanian Yogyakarta dalam mengupayakan hasil produksi tani yang optimal.
"Kami akan terus mendukung Gapoktan dalam menjaga dan memanfaatkan tanah kas desa untuk lahan pertanian bagi masyarakat," katanya.
Menurut dia, selain budidaya padi, pengembangan komoditas hortikultura seperti buah-buahan juga berpotensi untuk dikembangkan di wilayah Sinduadi.
"Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberikan nilai tambah bagi para petani," katanya.
Melalui pelaksanaan tradisi wiwitan dan sinergi berbagai pihak, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Sleman dapat terus berkembang, menjaga ketahanan pangan daerah, serta menjadi salah satu penopang kesejahteraan masyarakat di tengah dinamika pembangunan wilayah.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
