
Kemdiktisaintek tingkatkan kolaborasi dengan Kazakhstan

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka peluang kolaborasi pendidikan tinggi, sains, teknologi, riset, hingga pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) antara Indonesia dan Kazakhstan.
Dalam keterangan di Jakarta, Senin, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyambut baik perkembangan hubungan pendidikan tinggi Indonesia dan Kazakhstan.
Menurutnya, kedua negara memiliki peluang besar untuk memperkuat kolaborasi, khususnya pada bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM) yang menjadi fondasi pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.
"Kami melihat Kazakhstan sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tengah. Banyak peluang yang dapat dikembangkan bersama, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi riset, hingga pengembangan teknologi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," kata Mendiktisaintek.
Mendiktisaintek juga menilai peningkatan minat perguruan tinggi Kazakhstan terhadap bidang kecerdasan artifisial (AI), teknologi digital, dan inovasi, menjadi momentum penting untuk memperluas kerja sama antar-institusi.
Ia mendorong perguruan tinggi Indonesia agar semakin aktif membangun jejaring internasional dan menghadirkan program-program akademik yang mampu menarik mahasiswa asing.
Sementara Duta Besar RI untuk Kazakhstan Mochamad Fadjroel Rachman mengatakan Kazakhstan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan tinggi dan riset, termasuk dalam bidang teknologi mutakhir, AI, serta kerja sama antar-lembaga pendidikan tinggi kedua negara.
Dubes Fadjroel menjelaskan bahwa saat ini terdapat puluhan mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi terbaik Kazakhstan, termasuk di Nazarbayev University yang dikenal sebagai salah satu kampus unggulan di kawasan Asia Tengah.
Selain mobilitas mahasiswa, kerja sama akademik juga semakin berkembang melalui kehadiran dosen dan profesor Indonesia yang mengajar di sejumlah perguruan tinggi Kazakhstan.
Beberapa perguruan tinggi di kedua negara juga telah menjalin kemitraan melalui program pertukaran mahasiswa, dosen, serta kolaborasi penelitian di berbagai bidang strategis.
Dalam hal ini Indonesia dan Kazakhstan membuka peluang penguatan kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) yang lebih terstruktur antara kementerian terkait maupun antar-perguruan tinggi.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi payung bagi berbagai program konkret, mulai dari riset bersama, mobilitas akademik, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemdiktisaintek buka peluang tingkatkan kolaborasi dengan Kazakhstan
Pewarta : Sean Filo Muhamad
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
