Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab mengajak pelajar di Kulon Progo menjauhi kenakalan remaja

Senin, 15 Juni 2026 19:21 WIB
Image Print
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menjadi inspektur upacara SMK Negeri 2 Pengasih. ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo

Kulon Progo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta mengajak pelajar untuk tetap fokus meraih cita-cita dan menjauhi berbagai pengaruh negatif, termasuk aksi kekerasan dan tawuran, menjelang masa libur sekolah.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan saat memimpin apel di SMK Negeri 2 Pengasih di Kulon Progo, Senin, menekankan bahwa masa sekolah adalah waktu krusial bagi siswa untuk menimba ilmu dan membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa.

"Kalian adalah anak-anak yang berharga bagi orang tua. Jangan sampai masa depan rusak hanya karena terpengaruh ajakan negatif, provokasi di media sosial atau tindakan kekerasan yang tidak memberikan manfaat," kata Agung.

Ia menegaskan tindakan kekerasan maupun tawuran hanya akan merugikan diri sendiri, mencoreng nama baik keluarga, serta menghambat masa depan siswa.

"Kami mengajak pelajar untuk menjadi agen perubahan yang mengedepankan empati dan solidaritas positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kulon Progo Pratiwi Ngasaratun menyatakan pihaknya telah memulai kegiatan sosialisasi dan pembinaan di empat sekolah tingkat SMA/SMK sebagai langkah preventif terhadap kenakalan remaja.

"Kami menyasar sekolah-sekolah untuk memastikan para siswa memahami dampak dan risiko kenakalan pelajar. Harapannya, mereka lebih fokus pada kegiatan yang positif dan produktif," kata Pratiwi.

Sementara itu, pihak sekolah turut merespons positif arahan tersebut. Plt Kepala SMK Negeri 2 Pengasih Yulianto menyatakan akan memperkuat program pendampingan melalui guru bimbingan konseling (BK) dan wali kelas.

"Kami ingin membangun karakter peserta didik yang tidak hanya unggul dalam kemampuan akademis, tetapi juga memiliki sikap yang sesuai harapan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, sekolah dan keluarga sangat penting untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap kondusif," kata Yulianto.

Pemkab Kulon Progo bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan perlindungan bagi generasi muda guna memastikan masa libur sekolah diisi dengan kegiatan yang aman dan bermanfaat.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026