Logo Header Antaranews Jogja

KJRI Jeddah fasilitasi ekspor produk herbal Rp2,5 miliar ke Arab Saudi

Selasa, 16 Juni 2026 15:46 WIB
Image Print
Penandatanganan "letter of agreement" (LoA) untuk pengiriman produk herbal Indonesia antara PT Dami Sariwana, industri binaan Kementerian Perdagangan RI, dan importir Al Itholah Trading di KJRI Jeddah, Arab Saudi (15/6/2026). (ANTARA/HO-KJRI Jeddah)

Jakarta (ANTARA) - Konsulat Jenderal RI (KJRI) dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Jeddah memfasilitasi pelaksanaan ekspor produk kesehatan herbal asal Indonesia senilai Rp2,5 miliar ke Arab Saudi.

Menurut Konsul Jenderal RI Jeddah Yusron Ambary, kesepakatan dagang tersebut tertuang dalam letter of agreement (LoA) antara PT Dami Sariwana, industri binaan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, dengan perusahaan Saudi Al Itholah Trading.

"LoA tersebut mencakup pengiriman perdana satu kontainer produk herbal Indonesia yang terdiri dari suplemen vitalitas pria, produk pendukung pengendalian gula darah, dan produk pelangsing dengan nilai transaksi sebesar Rp2,5 miliar," kata Yusron, Selasa (16/6).

Ia mengatakan, kesepakatan tersebut diteken pada Senin (15/6) di KBRI Jeddah secara hybrid. Para pihak di Jeddah terhubung dengan mitranya di Semarang, Jawa Tengah, melalui saluran telekonferensi.

Dalam kesempatan itu, Koordinator Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah menyampaikan apresiasi atas keberhasilan produk herbal Indonesia memasuki pasar Saudi.

Yusron mengatakan sebagai bagian dari mitigasi risiko perdagangan internasional, KJRI Jeddah dan ITPC Jeddah sebelumnya telah melakukan verifikasi lapangan terhadap Al Itholah Trading.

Hal itu dilakukan untuk memastikan validitas dan kesiapan importir Saudi tersebut dalam menjalankan kerja sama dengan mitra di Indonesia, katanya.

KBRI Jeddah dan ITPC Jeddah berharap agar ekspor kali ini dapat membuka peluang lebih luas bagi produk-produk herbal Indonesia.

Ekspor tersebut juga diharapkan dapat memperkaya ragam produk Indonesia yang di hadir di Arab Saudi, selain berbagai produk makanan, rempah-rempah, dan kebutuhan sehari-hari asal Indonesia yang telah dikenal oleh konsumen Saudi.

"Pihak importir juga menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan pemesanan apabila produk-produk tersebut memperoleh respons positif dari pasar Arab Saudi," kata Yusron.

Sebelum penandatanganan kontrak kerja sama, kata dia, pihaknya turut mengundang perwakilan Al Itholah Trading mengunjungi Pojok Indonesia di Gedung Pelayanan Terpadu KJRI Jeddah sebagai upaya memperkenalkan produk unggulan Indonesia dan potensi kerja sama perdagangan yang dapat dijalin.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KJRI Jeddah fasilitasi ekspor produk herbal Rp2,5 miliar ke Arab Saudi



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026