Logo Header Antaranews Jogja

BPBD Gunungkidul siapkan 800 tangki air antisipasi musim kemarau 2026

Selasa, 16 Juni 2026 19:40 WIB
Image Print
Pemkab Gunungkidul siapkan tangki distribusi air bersih kepada masyarakat. ANTARA/HO-Dokumen istimewa

Yogyakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyiapkan sebanyak 800 tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat saat musim kemarau panjang pada tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono mengatakan telah menyiapkan sebanyak 800 tangki air bersih dengan ukuran per tangki sebesar 5.000 liter.

"800 tangki dikali 5.000 liter ada sekitar 4.000.000 liter air bersih yang kami siapkan," kata Purwono di Yogyakarta, Selasa.

Namun BPBD Gunungkidul masih belum menerima surat permohonan droping air bersih dari masyarakat. "Sampai saat ini belum ada permohonan droppng air yang masuk ke BPBD," jelasnya.

Purwono menjelaskan skema droping air akan diprioritaskan dengan anggaran kapanewon (kecamatan) terlebih dahulu sebelum dari pihak BPBD.

“Jika anggaran kapanewon habis, baru BPBD masuk sebagai backup agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan,” kata Purwono.

Ia merinci ada beberapa wilayah di Gunungkidul yang termasuk daerah rawan kekeringan antara lain Kapanewon Panggang dan Rongkop. Selain itu beberapa telaga atau embung juga airnya mulai menyusut.

"Untuk embung/telaga, berdasarkan pemantauan sudah mulai menyusut airnya di wilayah selatan seperti Kapanewon Panggang, Saptosari, Tepus, Tanjungsari," jelasnya.

Surutnya air telaga dinilai berpotensi menyenbabkan dampak pada sektor budi daya perikanan hingga peternakan masyarakat sekitar yang mengandalkan air telaga dalam keseharian mereka.

"Masyarakat bijak menggunakan air dan melaksanakan gotong royong menjaga kelestarian lingkungan embung," kata Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026