Logo Header Antaranews Jogja

PODSI Sleman persiapan atlet dayung meski terkendala sarana latihan

Rabu, 17 Juni 2026 05:10 WIB
Image Print
Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sleman Haris Sutarta ( tengah) saat membuka Rapat Kerja Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Raker Pengkab PODSI) Sleman Tahun 2026 di Sleman, ANTARA/HO-Tim Media PODSI Sleman

Sleman (ANTARA) - Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mematangkan teknik dan mental atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2027 di Kulon Progo, meski terkendala keterbatasan sarana latihan.

Ketua Umum PODSI Sleman Subardi di Sleman, Selasa, mengatakan pihaknya menyiasati kendala kerusakan perahu, dayung, serta ketiadaan lintasan latihan yang ideal dengan program latihan minimalis yang terukur.

"Sarana prasarana alat seperti perahu dan dayung banyak yang rusak. Tempat latihan yang bisa diandalkan saat ini hanya di Embung Kaliaji, Turi, dengan lintasan sepanjang 100 meter, padahal standar idealnya membutuhkan panjang lebih dari 1.000 meter," kata Subardi.

Meskipun dihadapkan pada keterbatasan tersebut, Subardi menegaskan pihaknya terbantu dengan dukungan fasilitas latihan fisik di Stars Gym & Aerobik Donokerto dan optimistis semangat serta kualitas sumber daya manusia atlet yang hebat menjadi modal utama untuk tetap berprestasi.

Ketua Umum KONI Kabupaten Sleman Haris Sutarta saat membuka Rapat Kerja Pengkab PODSI Sleman Tahun 2026, mengapresiasi capaian pedayung Sleman yang berhasil meraih dua medali emas, enam perak, dan lima perunggu pada Porda di Gunungkidul sebelumnya.

Baca juga: Tim rowing Indonesia bidik empat emas SEA Games 2025 Thailand

Baca juga: Tim canoe bidik Asian Games 2026 usai sumbang 13 medali SEA Games

"Semangat untuk berlatih dan mengikuti arahan pelatih sangat penting. Pelatih lebih menguasai potensi atlet, sehingga sinergi ini menjadi kunci untuk mencapai prestasi yang lebih baik," kata Haris.

Ia juga menyoroti keberhasilan sejumlah atlet dayung Sleman dalam meniti karier di antaranya, Arbain Wisnu Mukti yang diterima sebagai personel TNI AD, serta atlet putri Nur Khasanah yang meraih beasiswa kuliah gratis di Universitas Mercu Buana Yogyakarta pasca-berlaga di PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Sementara itu, Ketua Panitia Raker Pengkab PODSI Sleman Jaiudin Walid menjelaskan rapat kerja tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi program kerja 2025 sekaligus menyusun strategi 2026.

"Agenda kami meliputi rencana penyelenggaraan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) pada Juli, persiapan pemusatan latihan, serta mematangkan teknik dan mental atlet agar mampu bersaing pada Porda di Kulon Progo nanti," kata Jaiudin yang juga menjabat Wakil Ketua II Binpres PODSI Sleman.

Pihak PODSI Sleman berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah untuk pemenuhan sarana prasarana latihan, sehingga program pembinaan atlet dapat berjalan lebih maksimal dan melahirkan lebih banyak atlet berprestasi nasional dari Bumi Sembada.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026