
Dishub DIY adakan bimtek operasional becak listrik untuk pengemudi

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) di antaranya mengenai teknis kelistrikan becak listrik untuk pengemudi becak, setelah sebelumnya mendapat bantuan sarana transportasi tersebut dari pemerintah.
"Ini sebagai tindak lanjut kami yang sebelumnya sudah banyak becak listrik beroperasi, sehingga teman-teman pengemudi perlu informasi, salah satunya secara teknis electrical," kata Kepala Bidang Angkutan Dishub DIY Sapto Nugroho di sela bimtek di Yogyakarta, Rabu.
Menurut dia, bimtek tentang sistem kelistrikan dan operasional becak listrik bagi pengemudi becak listrik kali ini merupakan angkatan kedua dengan jumlah 45 pengemudi, setelah sebelumnya bimtek diberikan untuk angkatan pertama.
Dia mengatakan, sebelumnya para pengemudi becak di Yogyakarta ini telah menerima becak listrik, sehingga ini sebagai tindak lanjut agar mereka mengetahui kendaraan yang diberikan tanpa ada kesalahan elektrikal saat mengoperasikan.
"Termasuk bagaimana melakukan pengisian baterai atau charging, hari ini kita jelaskan secara elektrikal. Jadi, istilahnya tahu dengan kendaraan yang diberikan, dan tidak ada kesalahan karena ini kan elektrikal, sama sama harus di-charge," katanya.
Selain tentang kelistrikan, kata dia, para pengemudi becak listrik yang beroperasi di kawasan Jalan Malioboro juga diberikan pelatihan bahasa Inggris, agar bisa memberikan pelayanan kepada wisatawan mancanegara.
Baca juga: Pemkot Yogyakarta targetkan konversi 500 becak listrik tekan emisi transportasi
Baca juga: Dishub DIY sebut transformasi becak listrik adaptasi transportasi lebih ramah
"Harapannya juga bisa menjelaskan bahwa adanya sejarah sumbu filosofi dan sejarah kota Yogyakarta ini untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam melayani masyarakat khususnya wisatawan," katanya.
Dia mengatakan, sejauh ini di Yogyakarta belum ada semacam bengkel resmi untuk becak listrik ini apabila mengalami kerusakan, namun harapannya masing masing penyedia becak listrik menyediakan layanan tersebut.
"Masing masing vendor penyedia sudah kita minta untuk semacam ada layanan purna jual, cuma memang saat ini secara bengkel resmi yang ada di DIY belum ada, jadi mereka ke tempat salah satu yang secara harian cukup tahu kendaraan elektrik," katanya.
Dari bimtek dan pelatihan penggunaan becak listrik tersebut, kata dia, rata-rata yang ditanyakan para pengemudi terkait dengan proses pengisian atau charging baterai pada kendaraan listrik tersebut.
"Sejauh ini untuk charging mereka belum tahu, kemudian kenapa lama, karena ternyata memang spek tidak seperti sepeda motor atau mobil yang ada fast charging. Ini charging biasa, jadi perlu waktu tiga sampai empat jam," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026
