
Menkomdigi tekankan pentingnya penguatan ekosistem digital

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan pentingnya penguatan lapisan ekosistem digital dalam mendorong kedaulatan dan produktivitas.
Menkomdigi Meutya Hafid dalam acara Asia Economic Summit 2026, di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa ekosistem digital terdapat empat lapisan, mencakup fondasi dasar berupa infrastruktur fisik seperti jaringan, serat optik, pusat data, perangkat, menara, satelit, dan lain-lain.
Kemudian lapisan di atasnya berupa infrastruktur virtual yakni komputasi awan (Cloud), daya komputasi, rel digital yang membuat layanan menjadi andal dan aman.
Lapisan berikutnya terdiri atas platform dan intermediasi seperti lokapasar (marketplace), sistem pembayaran, sistem identitas, dan platform logistik yang menghubungkan produsen dan konsumen.
Lapisan puncaknya berupa layanan dan aplikasi seperti e-commerce, fintech, healthtech, public service, dan hal-hal yang digunakan orang setiap hari.
“Jika kita hanya membangun lapisan atas, kita akan tetap bergantung. Tetapi jika kita memperkuat setiap lapisan dari infrastruktur hingga aplikasi, kita menciptakan ekosistem yang lengkap, berdaulat, dan produktif,” ujar Meutya.
Dalam memperkuat lapisan tersebut, lanjut Meutya, dilakukan melalui enam kapabilitas yang disebut sebagai 6C, yakni Connectivity and compute, yaitu mengintegrasikan kapasitas komputasi secara regional, Capital (modal), Competence (kompetensi) melalui talenta dan pelatihan.
Kemudian, Commerce (perdagangan) melalui standar terbuka dan pengakuan bersama, misalnya model QRIS untuk sistem pembayaran, Compliance (kepatuhan), dan Catalyst (katalis) mempercepat ekosistem.
Meutya juga menyoroti Indonesia saat ini termasuk dalam ekonomi digital terbesar di ASEAN dengan nilai sekitar 100 miliar dolar AS dan memiliki 220 juta pengguna internet dan jumlah koneksi seluler.
Hal itu juga didorong dari sistem pembayaran nasional, QRIS yang dinilai telah membangun infrastruktur publik digital yang kini juga mulai diadopsi oleh negara-negara tetangga.
Selain itu, berhasil mengamankan komitmen investasi besar di bidang kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan dari Microsoft, Nvidia, Indosat, dan berbagai pihak lainnya.
“Ketika banyak negara hanya memiliki skala atau kedalaman digital, Indonesia memiliki keduanya. Kombinasi inilah yang dapat mendorong lahirnya kekuatan ekonomi regional yang sesungguhnya,” tutur dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkomdigi tekankan pentingnya penguatan ekosistem digital
Pewarta : Sri Dewi Larasati
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
