Logo Header Antaranews Jogja

Kemenekraf, Indosat, dan Adobe kolaborasi ubah kreativitas jadi peluang ekonomi

Rabu, 17 Juni 2026 22:55 WIB
Image Print
Kemenekraf RI, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan perusahaan perangkat lunak Adobe bersinergi dalam program pemberdayaan menyeluruh untuk membantu masyarakat mengonversi kreativitas digital menjadi peluang ekonomi nyata berbasis AI. ANTARA/Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), dan perusahaan perangkat lunak Adobe bersinergi dalam program pemberdayaan menyeluruh untuk membantu masyarakat mengonversi kreativitas digital menjadi peluang ekonomi nyata berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya di Jakarta, Rabu (17/6), menyatakan fondasi ekonomi kreatif Indonesia berakar kuat pada kekayaan intelektual budaya bangsa dan kreativitas masyarakatnya.

"Di era AI ini, fokus kami adalah memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya, agar ide-ide dapat dikembangkan, dilindungi, dan diwujudkan menjadi peluang yang lebih besar," ujar Teuku Riefky.

Kemitraan tersebut, kata dia, menjadi contoh penting kolaborasi pemerintah dan industri dalam membekali generasi muda agar mampu bersaing di tingkat global. Kemenekraf juga mengundang para kreator di ekosistemnya untuk bergabung guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sinergi tiga instansi ini sekaligus mengintegrasikan program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) atau Ekraf Goes to School and Campus milik Kemenekraf yang bertujuan meningkatkan literasi digital, adopsi AI, dan pengembangan keahlian yang relevan dengan industri di kalangan pelajar serta mahasiswa.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengungkapkan talenta muda Indonesia saat ini sangat membutuhkan akses perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat untuk mewujudkan gagasan mereka.

"Dengan menggabungkan kekuatan AI, kreativitas, dan kolaborasi, kami ingin membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi komunitas di sekitarnya," kata Vikram.

President of Creativity & Productivity Business Adobe David Wadhwani mengaku bangga dapat mendukung ekosistem kreatif Indonesia melalui penyediaan aplikasi Adobe Express, penyusunan kurikulum keahlian, hingga pembukaan jalur monetisasi bagi para kreator lokal.

Melalui kerja sama ini, Indosat akan memberikan akses premium gratis Adobe Express selama enam bulan kepada seluruh pelanggannya. Selain itu, kedua perusahaan menyediakan video pembelajaran praktis dari Adobe Digital Academy yang telah dialihbahasakan ke dalam Bahasa Indonesia.

Modul pembelajaran berbasis AI tersebut dirancang untuk meningkatkan literasi digital lintas usia dalam bidang penceritaan digital (digital storytelling), pembuatan konten, dan komunikasi visual.

Indonesia juga dipilih oleh Adobe Express sebagai negara pertama untuk peluncuran program monetisasi kreator perdana. Program ini menyediakan templat berdesain lokal yang memungkinkan kreator domestik memperoleh penghasilan langsung dari hasil karyanya.

Para peserta terpilih dalam program ini akan mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya mereka di ajang IdeaFest, guna memperluas jaringan dengan para pelaku industri dan membuka peluang pasar yang didukung oleh ekosistem ekonomi kreatif Kemenekraf.

Komitmen perluasan literasi ini diakselerasi melalui platform pemberdayaan anak muda milik Indosat, GENSi (Generasi Terkoneksi). Setelah mengedukasi lebih dari 10.000 generasi muda, GENSi menargetkan untuk menjangkau 15.000 peserta baru di seluruh Indonesia pada tahun ini.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026