
Pemkab Sleman terus berupaya tekan angka stunting dan TBC

Sleman (ANTARA) - Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk menekan angka stunting dan tuberkulosis (TBC) hingga tingkat kelurahan salah satunya dengan mengoptimalkan peran Tim Penggerak PKK setempat.
"Tim Penggerak PKK menjadi mitra strategis untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya mencegah stunting sejak dini," kata Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa pada diskusi bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman di Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis.
Danang Maharsa yang juga mengemban tugas sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Sleman ini menegaskan bahwa masing-masing Kelompok Kerja (Pokja) memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, mulai dari peran pengolahan asuh, peran pendidikan keluarga, ketahanan pangan hingga perbaikan sanitasi lingkungan.
"Untuk mencegah stunting tidak dilakukan saat ibu sudah mengandung, bahkan sudah harus kita lakukan jauh sebelum itu, yaitu sejak calon ibu masih dalam masa remaja. Hal ini penting untuk kita pahami," katanya.
Menurut dia, keluarga juga memiliki peran penting untuk memutus rantai penularan TBC sehingga sinergi dan kolaborasi TP-PKK Kabupaten hingga tingkat kalurahan (kelurahan) memiliki kedudukan penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.
"Jangan lupa juga dengan penguatan layanan posyandu. Posyandu bisa menjadi media yang baik untuk menyampaikan edukasi kepada orangtua agar memahami langkah yang tepat untuk membangun keluarga yang kuat," katanya.
Ketua TP-PKK Kabupaten Sleman Parmilah Harda Kiswaya mengatakan angka prevalensi stunting di Kabupaten Sleman pada 2025 sebesar 4,29 persen. Data ini menurun dari 2024 yang mencapai 4,41 persen.
"Sedangkan untuk jumlah kasus TB pada 2025 tercatat menyentuh angka 2.542 kasus," katanya.
Ia mengatakan, upaya pencegahan stunting dan TBC harus terus dilakukan, begitu juga dengan pendampingan terhadap keluarga yang terjangkit TBC.
"Dibutuhkan kerja sama seluruh pihak untuk menyatukan komitmen dalam menekan stunting dan TBC," katanya.
Pewarta : V001
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
