Logo Header Antaranews Jogja

Bakamla siap membangun stasiun pemantauan maritim di DIY

Kamis, 18 Juni 2026 20:54 WIB
Image Print
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya (Laksdya) TNI Irvansyah dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta. Kamis (18/6/2026) (ANTARA/HO-Humas Pemda DIY)

Yogyakarta (ANTARA) - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksamana Madya TNI Irvansyah menyatakan kesiapan membangun stasiun pemantauan maritim di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai bagian dari penguatan sistem keamanan maritim nasional.

"Stasiun tersebut akan dilengkapi teknologi radar 'over the horizon' dan terintegrasi langsung dengan empat Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) yang dimiliki Bakamla RI," kata Irvansyah usai audiensi dengan Gubernur DIY di Kepatihan Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, pembangunan stasiun tersebut merupakan bagian dari program National Maritime Security System (NMSS) yang tengah dikembangkan Bakamla melalui pembangunan 35 stasiun pemantauan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk DIY.

Ia menjelaskan seluruh stasiun tersebut nantinya akan terhubung dengan sistem komando Bakamla dan terintegrasi dengan instansi yang memiliki kewenangan di bidang kelautan.

"Nanti puskodal kita juga akan mengintegrasikan seluruh instansi yang punya kewenangan di laut. Semua yang berhubungan dengan laut kita integrasikan sehingga pertukaran informasi lebih cepat dan berlangsung secara waktu nyata," ujarnya.

Selain memperkuat pengawasan maritim, Bakamla juga berencana memberdayakan masyarakat setempat dengan melibatkan mereka sebagai pengawak stasiun.

Menurut Irvansyah, keterlibatan warga lokal diharapkan dapat mendukung operasional stasiun secara berkelanjutan.

Ia menilai posisi strategis DIY di Pulau Jawa menjadikan kawasan laut selatan penting untuk diawasi guna mendukung keamanan maritim nasional.

Karena itu, pembangunan stasiun pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari langkah mitigasi terhadap berbagai potensi ancaman keamanan di wilayah perairan selatan pada masa mendatang.

"Kita mulai meletakkan fondasi untuk pembangunan ke depan dan bekerja sama dengan pemerintah setempat sekaligus memberdayakan masyarakat di sekitarnya," kata Irvansyah.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik rencana pembangunan stasiun pemantauan maritim tersebut karena dinilai penting untuk mendukung pengawasan kawasan laut selatan.

Meski demikian, menurut Sultan, pembahasan mengenai kebutuhan teknis dan dukungan yang diperlukan dalam pembangunan fasilitas tersebut belum dilakukan secara rinci.

"Kalau saya tidak keberatan, karena bagi saya itu juga penting untuk berada di selatan. Nanti akan dilihat kebutuhan yang diperlukan, tetapi kami belum membahas sampai ke tahap itu," katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bakamla siap bangun stasiun pemantauan maritim di DIY



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026