
Disdik Sleman: Relokasi Korwil Mlati tidak mengganggu pelayanan pendidikan

Sleman (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan proses relokasi kantor Koordinator Wilayah Pendidikan Mlati telah melalui kajian matang dan tidak mengganggu kelancaran kegiatan belajar-mengajar di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman Mustadi di Sleman, Sabtu, mengatakan pemindahan kantor tersebut merupakan langkah strategis untuk mendukung penataan aset kalurahan guna mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) di tingkat akar rumput.
"Lahan lama kantor Korwil Pendidikan akan ditata oleh Kalurahan Tlogoadi untuk pengembangan area komersial yang hasilnya akan digunakan kembali untuk membiayai operasional kegiatan masyarakat," kata Mustadi.
Sebagai solusi jangka pendek, operasional kantor Korwil Pendidikan dipindahkan ke kompleks SD Negeri Tlogodadi. Mustadi menegaskan bahwa pemilihan lokasi tersebut telah mempertimbangkan ketersediaan ruang kelas yang tidak terpakai, sehingga aktivitas siswa tetap dapat berjalan normal dan tidak terganggu.
"Kami pastikan ketersediaan ruang di sekolah tersebut sangat mencukupi karena terdapat ruang kelas kosong yang bisa dimanfaatkan. Kami telah meninjau langsung kesiapan fasilitas tersebut untuk memastikan kenyamanan pegawai dalam bekerja," katanya.
Mengenai rencana jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Sleman sempat menyiapkan opsi penggunaan gedung eks-SD Nglarang. Namun, karena gedung tersebut masih digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar, eksekusi pemindahan permanen akan dilakukan secara bertahap setelah infrastruktur pendukung siap.
Mustadi menegaskan bahwa seluruh tahapan relokasi ini telah melalui koridor administratif yang sah dan mengedepankan sinergi lintas sektor. Ia berharap masyarakat dapat melihat kebijakan ini sebagai upaya integratif dalam mendukung program ekonomi kerakyatan, seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sleman, Sudiyo, menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan KDMP. Ia menekankan pentingnya komunikasi transparan dalam setiap penataan aset daerah agar tidak terjadi miskonsepsi di masyarakat.
"Kami sangat mendukung penuh eksistensi KDMP. Mandat kami justru memberikan pendampingan intensif agar koperasi-koperasi baru di wilayah ini dapat tumbuh kuat dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi warga," kata Sudiyo.
Lurah Tlogoadi Sutarja menambahkan bahwa proses pemindahan ini telah melalui koordinasi intensif hingga tingkat kabupaten guna memastikan solusi jangka panjang yang terbaik bagi semua pihak, termasuk bagi keberlangsungan pelayanan pendidikan di Kapanewon Mlati.
Pewarta : Sutarmi
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
