
Pemkot menguatkan identitas Yogyakarta melalui festival berbasis kampung

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menguatkan identitas sebagai Kota Festival melalui penyelenggaraan kegiatan berbasis kampung yang tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata, namun juga memperkenalkan sejarah dan keberagaman budaya setempat.
"Selama ini kita sudah mendeklarasikan Jogja sebagai Kota Festival. Setelah berkeliling ke berbagai kemantren, ternyata masing-masing wilayah memiliki potensi sangat baik untuk dikembangkan menjadi festival unggulan," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan di Yogyakarta, Senin.
Dia berharap, seluruh 14 kemantren dapat memiliki festival andalan yang menampilkan kekhasan wilayah masing-masing agar potensi unggulan di kampung semakin dikenal secara luas.
Menurut dia, festival kampung tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya masyarakat, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan produk unggulan dan potensi wisata berbasis kearifan lokal.
"Kami ingin masyarakat ikut terlibat aktif. Kuliner khas, produk lokal, hingga sejarah kampung harus terus dieksplorasi. Hal-hal seperti ini justru banyak diminati wisatawan, baik lokal maupun mancanegara," katanya.
Ketua Kampung Wisata Sayidan Yogyakarta Diajeng Endah Pramita Wardani mengatakan Sayidan memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata, salah satunya produksi kain crinkle yang telah bertahan selama puluhan tahun dan masih terus berjalan hingga saat ini.
Selain itu, kata dia, generasi muda Sayidan juga aktif berkarya di bidang seni musik dengan menciptakan karya-karya orisinal yang menjadi bagian dari identitas kampung.
"Ke depan kami ingin berkolaborasi dengan kampung lain di wilayah Gondomanan. Setiap kampung memiliki potensi yang berbeda sehingga dapat saling melengkapi untuk menghadirkan paket wisata yang lebih menarik," katanya.
Dia mengatakan, festival berbasis kampung yang digelar di Sayidan bertajuk Heritage Walking Tour tersebut mengajak peserta berjalan menyusuri sejumlah titik bersejarah di Sayidan, mulai dari Jembatan Sayidan, Kelenteng Fuk Ling Miau, hingga Rumah Gothic yang menjadi salah satu bangunan ikonik di kawasan tersebut.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
