
Kereta api di Belanda berhenti operasi pada 24 Juni karena pekerja mogok kerja

Moskow (ANTARA) - Perusahaan Kereta Api Belanda (NS) pada Senin (22/6) mengatakan bahwa mereka akan menghentikan layanan kereta api di seluruh negeri pada 24 Juni pagi karena rencana pemogokan oleh pekerja transportasi umum.
Pada akhir Mei 2026, Federasi Serikat Buruh Belanda (FNV) mengumumkan pemogokan nasional oleh pekerja sektor transportasi umum pada 24 Juni.
"Serikat pekerja telah mengumumkan pemogokan di seluruh sistem transportasi umum pada Rabu pagi, 24 Juni. Mereka memprotes pemotongan jaminan sosial yang diusulkan pemerintah," demikian pernyataan NS.
Menurut pernyataan tersebut, tidak akan ada kereta NS yang beroperasi di Belanda pada Rabu mulai pukul 04:00 hingga 08.00 pagi waktu setempat (09.00-13.00 WIB) akibat rencana mogok kerja pegawai.
Perusahaan juga menyarankan masyarakat untuk menunda perjalanan yang direncanakan pada Rabu pagi, dan meminta penumpang untuk membawa sampah sebanyak mungkin, karena pekerja layanan kebersihan juga akan ikut serta dalam aksi mogok.
Sebelumnya, FNV telah menyatakan ketidakpuasan terhadap rencana pemerintah untuk memotong pengeluaran jaminan sosial.
Secara khusus, mereka menuntut pembatalan rencana pengurangan tunjangan pengangguran dan disabilitas, penurunan upah harian maksimal, serta rencana percepatan kenaikan usia pensiun.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
