Logo Header Antaranews Jogja

Danang Wicaksana: Perhatikan keselamatan saat perjalanan wisata sekolah

Selasa, 23 Juni 2026 15:20 WIB
Image Print
Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Danang Wicaksana Sulistya. ANTARA/Ist

Yogyakarta (ANTARA) - Kapoksi Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra Danang Wicaksana Sulistya (DWS) mengingatkan pihak sekolah, orang tua, maupun penyelenggara kegiatan wisata pendidikan agar mengutamakan aspek keselamatan dalam memilih armada transportasi selama musim liburan sekolah.

Menurut Danang Wicaksana, di Jakarta, Selasa (23/6/2026), meningkatnya aktivitas studi tur, wisata edukasi, hingga rekreasi rombongan siswa pada masa liburan harus diimbangi dengan kesadaran terhadap pentingnya standar keselamatan transportasi.

Ketua Bidang Kebijakan Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Himpunan Alumni IPB University ini menambahkan keselamatan penumpang tidak boleh dikorbankan hanya demi mendapatkan harga sewa yang lebih murah.

“Musim liburan sekolah selalu diikuti peningkatan permintaan bus pariwisata. Dalam kondisi seperti ini, aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan hanya mempertimbangkan harga, tetapi pastikan perusahaan otobus yang dipilih memiliki legalitas yang jelas dan armada yang laik jalan,” ujar Danang.

Danang Wicaksana menjelaskan bahwa masyarakat dapat melakukan pengecekan secara mandiri terhadap izin operasional perusahaan angkutan melalui Sistem Informasi Perizinan Online Angkutan Darat dan Multimoda (SPIONAM) milik Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Selain itu, status uji berkala kendaraan atau KIR juga perlu dipastikan masih berlaku sebelum armada digunakan.

“Setiap penyewa berhak meminta bukti kelulusan uji KIR dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Jangan ragu untuk melakukan pengecekan langsung demi keamanan seluruh peserta perjalanan,” katanya.

Selain kondisi kendaraan, Danang juga menyoroti pentingnya memperhatikan waktu kerja pengemudi.

Ia mengingatkan kelelahan pengemudi masih menjadi salah satu faktor dominan penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Ketentuan mengenai waktu kerja dan waktu istirahat pengemudi sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," ungkapnya.

"Pengemudi maksimal bekerja delapan jam sehari dan wajib beristirahat setelah mengemudi selama empat jam berturut-turut. Jika perjalanan jauh, penyedia jasa harus menyiapkan dua pengemudi,” tegasnya.

Anggota DPR RI yang membidangi infrastruktur dan perhubungan tersebut juga mengingatkan pentingnya perencanaan rute perjalanan, khususnya bagi rombongan yang akan menuju kawasan wisata pegunungan atau daerah dengan kondisi jalan menantang.

“Pastikan sistem pengereman kendaraan berfungsi optimal dan pengemudi memahami karakteristik jalur yang akan dilalui. Perencanaan rute alternatif juga perlu disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan maupun penutupan jalan,” ujarnya.

Dalam aspek administrasi, Danang meminta penyelenggara perjalanan memastikan seluruh komponen biaya telah disepakati secara transparan sejak awal melalui kontrak tertulis.

Hal tersebut mencakup biaya tol, parkir, retribusi, akomodasi kru, hingga perlindungan asuransi bagi penumpang.

“Jangan sampai muncul biaya tambahan yang tidak terduga di tengah perjalanan. Pastikan pula perlindungan asuransi, termasuk Jasa Raharja, telah masuk dalam komponen layanan yang diberikan,” kata Danang.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengaturan logistik dan kapasitas penumpang agar tidak terjadi kelebihan muatan yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan.

“Sebelum berangkat, lakukan pemeriksaan sederhana bersama kru bus. Pastikan ban dalam kondisi baik, pintu darurat berfungsi, tersedia palu pemecah kaca, serta APAR yang siap digunakan jika terjadi keadaan darurat,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Danang berharap seluruh kegiatan wisata sekolah selama masa liburan dapat berlangsung aman, nyaman, dan memberikan pengalaman positif bagi para siswa.

“Liburan harus menjadi momen yang menyenangkan dan berkesan. Dengan persiapan yang matang serta kepatuhan terhadap aspek keselamatan transportasi, kita berharap seluruh peserta dapat menikmati perjalanan dan kembali ke rumah dengan selamat,” pungkas Danang.



Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026