Logo Header Antaranews Jogja

Iran sebut keberhasilan negosiasi dengan AS tergantung pemenuhan kewajiban

Selasa, 23 Juni 2026 15:35 WIB
Image Print
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri perang antara Iran dan Amerika Serikat, yang dimediasi oleh Pakistan, di kantornya di Teheran, Iran, pada 18 Juni 2026. ANTARA/Iranian Presidency - Anadolu Agency /pri. (ANTARA/ranian Presidency - Anadolu Agency / pri.)

Istanbul (ANTARA) - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan keberhasilan negosiasi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat bergantung pada pemenuhan berbagai komitmen yang telah disepakati kedua pihak.

"Keefektifan pembicaraan (dengan AS) bergantung pada komitmen penuh terhadap kewajiban-kewajiban yang disepakati dan pelaksanaannya dengan tepat," tulis Pezeshkian di media sosial X, Selasa.

Ia menegaskan bahwa pernyataan yang dibuat di luar kerangka kerja sama yang disepakati tidak akan membantu kemajuan perundingan.

"Kemajuan dalam langkah ini akan diukur dengan kepatuhan terhadap tanggung jawab yang disepakati," katanya.

Komentar tersebut disampaikan menyusul pembicaraan antara AS dan Iran di Burgenstock, Swiss, Minggu (21/6) dalam upaya mencapai MoU Islamabad.

Iran dan AS mengumumkan pada 14 Juni bahwa mereka telah mencapai kesepahaman 14 poin yang dimediasi oleh Pakistan, untuk mengakhiri perang dan mengatasi perselisihan yang belum terselesaikan melalui dialog dan perundingan.

Memorandum yang dikenal sebagai Kesepahaman Islamabad itu mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara digital oleh Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Perjanjian tersebut mencakup ketentuan terkait diakhirinya perang, termasuk di Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz, dan pencabutan blokade angkatan laut AS yang diberlakukan di pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran: Keberhasilan negosiasi dengan AS tergantung pemenuhan kewajiban



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026