Logo Header Antaranews Jogja

Kemhan benarkan dua calon pengelola KDMP meninggal saat latsarmil

Selasa, 23 Juni 2026 19:43 WIB
Image Print
Peserta latsarmil dari pengelola KDMP dan KNMP mengikuti upacara pembukaan pelatihan diklat di lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026). ANTARA/HO-Humas TNI AU

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pertahanan membenarkan kabar mengenai dua peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih yang meninggal dunia saat menjalani latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Hal tersebut dibenarkan Kemenhan setelah kabar mengenai peserta latsarmil bernama Anisa Muyassaroh dan Yonanda Muhammad Taufiq yang meninggal dunia, menyebar di media sosial pada Senin (22/6).

"Peserta atas nama Anisa Muyassaroh yang mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman Balikpapan mengalami gangguan kesehatan pada 18 Juni 2026 dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan satuan sebelum dirujuk ke rumah sakit," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait dalam keterangan pers yang diberikan kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Rico melanjutkan setelah proses pemeriksaan medis, Anisa dinyatakan meninggal dunia karena mengalami heat stroke.

Sedangkan Yonanda meninggal ketika mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja.

Rico menjelaskan Yonanda sempat mengalami penurunan kondisi fisik pada Senin (15/6) dan sempat dirujuk ke rumah sakit.

"Berdasarkan keterangan medis, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia akibat cardiac arrest (henti jantung)," katanya.

Rico menegaskan bahwa Yonanda, Anisa dan seluruh peserta sudah mengikuti proses pemeriksaan kesehatan sebelum dinyatakan layak mengikuti pendidikan latsarmil.

Seluruh peserta juga menjalani materi pendidikan latsarmil yang telah dipastikan TNI aman untuk dijalani warga sipil.

Walau dipastikan aman, Kemenhan memastikan akan tetap mengevaluasi pendidikan latsarmil agar ke depan peserta bisa menjalankan materi dengan aman dan nyaman.

Mengenai Anisa dan Yonanda, ia memastikan Kemenhan akan memberikan perhatian penuh untuk keluarga mereka.

"Kementerian Pertahanan bersama TNI telah memberikan pendampingan kepada keluarga kedua peserta serta memastikan seluruh proses penanganan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku," jelasnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenhan benarkan dua calon pengelola KDMP/KNMP meninggal saat latsarmil



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026