
Pemda DIY membangun delapan paket pekerjaan program Inpres Jalan Daerah

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada tahun anggaran 2025 membangun delapan paket pekerjaan dalam program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang tersebar di empat kabupaten provinsi tersebut sebagai upaya mempermudah konektivitas yang pada akhirnya menumbuhkan perekonomian daerah tersebut.
"Dari delapan paket pekerjaan, enam paket telah selesai dilaksanakan dengan total panjang penanganan mencapai 13,07 kilometer dan total anggaran sebesar Rp8,79 miliar," kata Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X pada peresmian Inpres Jalan Daerah melalui zoom meeting di Yogyakarta, Selasa.
Wagub mengatakan, pembagian paket pekerjaan program IJD di DIY tersebar di empat kabupaten, yaitu di Kabupaten Sleman terdapat dua paket pekerjaan, yakni preservasi jalan Kalasan–Sumber dan Preservasi Jalan Wadas-Turi.
Kemudian di wilayah Kabupaten Gunungkidul paket pekerjaan meliputi preservasi jalan Wonosari–Karangmulyo serta pembangunan jalan Simpang Kepek–Ngowarat.
Sementara itu di Kabupaten Bantul memperoleh satu paket pekerjaan berupa preservasi jalan Kasihan–Bangunjiwo, dan Kabupaten Kulon Progo satu paket pekerjaan berupa preservasi jalan Gotakan–Cerme.
Wagub DIY mengatakan, pembangunan jalan daerah ini dipandang turut memperkuat ketahanan pangan yang dapat membantu efisiensi distribusi hasil pertanian dari wilayah atau daerah produksi ke pasar.
"Selain itu, tentunya juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka akses ke kawasan pariwisata dan sentra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta meningkatkan konektivitas antar wilayah," katanya.
Pada peresmian tersebut, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.151 kilometer jalan daerah yang tersebar di 37 provinsi di Indonesia dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025, yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan tersebut membuktikan komitmen kuat pemerintah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang menjangkau seluruh daerah di Indonesia.
"Capaian keseluruhan ini membuktikan komitmen mutlak pemerintah bahwa pembangunan infrastruktur tidak lagi terpusat, melainkan telah menjangkau ke seluruh Indonesia secara lebih inklusif, adil, dan rata," katanya.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat menghubungkan langsung wilayah-wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi, sehingga tercipta rantai pasok pangan yang berjalan lancar dari hulu hingga hilir.
"Infrastruktur jalan yang diresmikan ini merupakan alat pengungkit pertumbuhan ekonomi, penguat kontinuitas nasional, dan menunjukkan kehadiran negara dalam melayani masyarakat hingga ke daerah," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
