Logo Header Antaranews Jogja

Pratinjau Mesir vs Iran: Bisa lolos salah satu, atau dua-duanya

Jumat, 26 Juni 2026 20:21 WIB
Image Print
Warga berfoto dengan latar belakang instalasi raksasa berbentuk bola resmi Piala Dunia 2026 yang menghiasi gedung Science World di Vancouver, Kanada, Kamis (25/6/2026). Gedung ikonik tersebut dihiasi ornamen bertema Piala Dunia FIFA 2026 untuk menyemarakkan suasana kota selama berlangsungnya turnamen sepak bola terakbar dunia yang diselenggarakan bersama di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. ANTARA FOTO/Arif Prada/app/foc. (ANTARA FOTO/ARIF PRADA)

Jakarta (ANTARA) - Mesir akan menghadapi Iran dalam laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Lumen Field, Seattle, Sabtu (27/6) WIB, dengan tiket ke babak 32 besar berada dalam jangkauan kedua tim.

Mesir saat ini memimpin klasemen Grup G dengan empat poin dari dua pertandingan. The Pharaohs unggul atas Iran dan Belgia yang sama-sama mengoleksi dua poin, sementara Selandia Baru menempati posisi terbawah dengan satu poin.

Situasi itu membuat Mesir hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tempat di fase gugur. Kemenangan atas Iran akan membawa Mohamed Salah dan kawan-kawan lolos sebagai juara grup tanpa harus bergantung pada hasil laga lain.

Mesir datang dengan modal positif setelah mencatat kemenangan 3-1 atas Selandia Baru pada pertandingan sebelumnya. Hasil itu menjadi kemenangan pertama Mesir di Piala Dunia sekaligus membawa mereka ke puncak klasemen sementara Grup G.

Salah tetap menjadi tumpuan utama Mesir dalam laga penentuan ini. Penyerang yang baru saja meninggalkan Liverpool itu hanya berjarak satu gol untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Mesir, yang saat ini dipegang sang pelatih Hossam Hassan dengan 69 gol.

Meski demikian, Hassan menegaskan Mesir tidak hanya bergantung kepada Salah. Menurut dia, kekuatan tim secara keseluruhan akan menjadi faktor penting dalam pertandingan bertekanan tinggi melawan Iran.

Sementara, Iran berada dalam posisi yang lebih sulit. Team Melli wajib menang untuk memastikan langkah ke babak 32 besar, sementara hasil imbang membuat nasib mereka bergantung pada laga Belgia melawan Selandia Baru yang dimainkan bersamaan.

Pelatih Iran Amir Ghalenoei sebelumnya mengatakan timnya bertekad memberikan kebanggaan bagi rakyat Iran setelah melalui dua laga pertama dengan hasil imbang melawan Selandia Baru dan Belgia.

Iran belum meraih kemenangan di Grup G, tetapi juga belum terkalahkan. Mereka bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka, lalu menahan Belgia 0-0 pada pertandingan kedua.

Pertahanan rapat Iran menjadi salah satu kekuatan utama yang harus diwaspadai Mesir. Namun, Iran juga dituntut lebih efektif di lini depan karena hanya kemenangan yang bisa memastikan mereka lolos tanpa bergantung kepada hasil pertandingan lain.

Laga Mesir melawan Iran pun menjadi duel hidup-mati di Grup G. Mesir memiliki keuntungan karena berada di puncak klasemen, sedangkan Iran harus mengambil risiko lebih besar demi menjaga peluang melaju ke fase gugur.

Prediksi susunan pemain

Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shobeir, Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Ahmed Abou El Fotouh, Mohanad Lasheen, Marwan Ateya, Mohamed Salah, Emam Ashour, Mostafa Ziko, Omar Marmoush.

Iran (5-4-1): Alireza Beiranvand, Ehsan Hajsafi, Ramin Rezaeian, Hossein Kanaani, Shoja Khalilzadeh, Ali Nemati, Alireza Jahanbakhsh, Saeid Ezatolahi, Saman Ghoddos, Mohammad Mohebi, Mehdi Taremi.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pratinjau Mesir vs Iran: Bisa lolos salah satu, atau dua-duanya



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026